Longsor Runtuhkan Apartemen di China

Kompas.com - 11/08/2009, 15:32 WIB
Editor

BEIJING, KOMPAS.com — Sedikitnya, enam blok apartemen ambruk menyusul longsor di China timur, membuat sejumlah orang terperangkap.

Para pejabat mengatakan bahwa mereka bisa menarik enam orang hidup-hidup dari reruntuhan di Kota Pengxi, Provinsi Zhejiang, Selasa (11/8).

Longsor dipicu oleh hujan deras yang disebabkan Topan Morakot yang menyapu sebagian kawasan Asia Timur. Sementara itu di Taiwan, ratusan orang dikhawatirkan tewas setelah longsor yang disebabkan oleh badai yang mengubur sebuah desa kecil.

Laporan-laporan dari China menyebutkan, pada pukul 22.30 waktu setempat hari Senin, longsor menghantam Pengxi, dekat Kota Wenzhou.

Seorang saksi mata mengatakan kepada televisi China bahwa sekitar "satu detik" lumpur dan batu itu mengubur gedung apartemen empat tingkat.

Wartawan BBC, Quentin Sommerville, menyebutkan, enam atau tujuh blok apartemenyang menurut perkiraan masing-masing dihuni 28 keluargaterkubur sehingga angka kematian kemungkinan bertambah. Laporan Xinhua menunjukkan operasi penyelamatan terhambat oleh banyaknya puing yang jatuh menimpa mereka.

Morakot melemah menjadi badai tropis Senin pagi, tetapi masih menimpa China tenggara ketika hujan deras. Lebih dari 1 juta orang diungsikan dari kediaman mereka dan enam orang dilaporkan tewas, termasuk empat di Provinsi Zhejiang dan dua lainnya di Provinsi Fujian dan Jiangxi. Kantor berita resmi Xinhua mengatakan, ratusan desa dan kota terendam banjir, serta lebih dari 2.000 rumah dan gedung ambruk.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X