Hillary: AS Serius Awasi Kerusuhan di Xinjiang

Kompas.com - 08/07/2009, 09:39 WIB
Editor

WASHINGTON, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri AS Rodham Clinton mendesak pengekangan diri dari berbagai pihak dalam kerusuhan di China bagian barat. Dalam keterangannya ke beberapa wartawan di Washington, Hillary menyampaikan keprihatinan mendalam atas memburuknya aksi kekerasan etnik di wilayah Xinjiang yang terkenal kaya akan hasil alam minyaknya di China.

Hillary menjelaskan, AS sedang mencoba mencari solusi bagi kegentingan situasi di Xinjiang. Hillary menekankan, untuk sementara waktu hal yang perlu segera dituntaskan adalah mengakhiri aksi kekerasan.

Warga etnik mayoritas Han yang bersenjatakan pipa besi, pisau pemotong daging serta tongkat melancarkan serangan balasan untuk merespons kerusuhan yang dikobarkan warga etnik Uighur yang menewaskan 156 orang pada Minggu (5/7). Kemarahan warga Uighur itu dipicu oleh kematian beberapa pekerja yang tewas dalam pertikaian di kota Shaoguan, China bagian selatan.

Aksi kekerasan terbaru di ibu kota Xinjiang, Urumqi, berkobar pada Selasa, hanya beberapa jam setelah pejabat pemerintah setempat menjelaskan ke wartawan bahwa kondisi keamanan di jalan-jalan Urumqi kembali stabil menyusul kerusuhan Minggu.

Kembali meledaknya kerusuhan mengakibatkan Presiden Hu Jintao mempersingkat kunjungan ke KTT G-8 di Italia, Rabu (8/7). Hu Jintao segera bertolak kembali ke China untuk mencari solusi bagi aksi kekerasan terbaru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.