Jacko: Saya Lebih Baik Mati, Saya Sudah Tamat

Kompas.com - 28/06/2009, 16:34 WIB
Editor

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Mendiang bintang pop Michael Jackson belum lama ini putus asa dan merasa lebih baik mati sebagaimana ditulis wartawan paruh waktu, Ian Halperin, dalam bukunya The Final Years of Michael Jackson.

Jackson pada 21 Juni mengeluh kepada seorang sumber Halperin. Saat itu sang megabintang mengatakan tidak punya daya lagi untuk tampil di panggung karena sudah kehilangan suara dan gerak tari.

"Ini tidak akan berhasil," kata sumber tersebut mengutip Jackson. "Saya lebih baik mati. Saya sudah tamat." Halperin mengungkapkan hal tersebut dalam tulisan di media terbitan Inggris, Dailymail.

Sumber lainnya yang sangat dekat dengan Jackson saat kabar kematiannya menyebar luas kepada Halperin mengatakan bahwa "Michael lelah menjalani hidup. Dia sudah luluh lantak selama bertahun-tahun dan sekarang dia sudah di tempat yang lebih baik. Orang-orang di sekelilingnya mencekoki dia dengan obat-obatan agar Michael tetap bersama mereka. Merekalah yang seharusnya dimintai pertanggungjawaban."

"Apapun hasil otopsi akhir, yang membunuh Michael Jackson adalah keserakahan. Jika dia tidak dibujuk oleh komplotan bankir, agen, dokter, dan penasihat untuk tampil dalam 50 konser di stadion O2 Arena di London, saya yakin dia sekarang masih hidup," tulis Halperin yang juga pembuat film itu. Konser itu rencananya akan berlangsung bulan depan.

Dia mencatat, Jackson pada Mei menjumpai para penggemarnya saat keluar dari studio latihan Burbank. "Terima kasih atas dukungan dan cinta Anda. Saya ingin katakan bahwa saya sangat mencintai Anda. Saya tidak tahu apakah mampu tampil dalam 50 kali pertunjukan. Saya bukan penggemar makanan. Saya perlu meningkatkan berat badan. Saya benar-benar marah mereka telah mem-booking saya untuk 50 pertunjukan. Saya cuma ingin 10."

Di sisi lain, Jackson juga biasa mendapat resep obat keras dari dokter-dokternya setiap kali mengeluh "nyeri". Sumber Halperin menyebut, Jackson biasa menelan OxyContin, obat keras yang punya julukan "Hillbilly Heroin" meski tidak setiap hari mengonsumsi.

Helperin, yang bertahun-tahun melakukan penyelidikan terhadap Michael Jackson untuk bahan bukunya, menilai bahwa Michael Jackson jelas-jelas orang yang kesepian dan dalam masalah besar.

Jackson meninggalkan 200 lagu karya sendiri dan belum dipublikasikan untuk tiga anaknya, yaitu Prince Michael (12), Paris Katherine (11), dan Prince Michael II alias Blanket (7). Ibunda Jackson, Katherine, menuntut agar tiga cucunya tinggal bersama dia di California, sedangkan Deborah Rowe, ibu Prince dan Paris, ingin mengurus anaknya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X