Mousavi: Rakyat Berhak Protes Kebohongan

Kompas.com - 22/06/2009, 12:23 WIB
Editor

TEHERAN, KOMPAS.com — Pemimpin oposisi Iran, Mir Hossein Mousavi, mengatakan, rakyat memiliki hak untuk memprotes kebohongan dan kecurangan. "Saya sebagai salah seorang yang berkabung (karena pembunuhan Sabtu kemarin) meminta rakyat yang terhormat untuk melakukan pengekangan diri. Negara ini milik kalian," kata Mousavi dalam laman surat kabar online Kalameh.
    
"Revolusi adalah warisan kalian. Memprotes kebohongan dan kecurangan adalah hak kalian. Berharaplah bahwa kalian akan memperoleh hak kalian dan tidak membiarkan orang lain yang ingin memancing kemarahan... untuk menang," katanya.
    
Ia membuat pernyataannya segera sesudah televisi nasional melaporkan bahwa sedikitnya 10 orang telah tewas pada Sabtu (20/6) di tengah unjuk rasa jalanan terhadap hasil pemilihan presiden, 12 Juni, yang diumumkan. Mousavi, yang menurut hasil resmi tertinggal 11 juta suara di belakang presiden yang berkuasa, menambahkan, "Dalam protes kalian tetaplah mengendalikan diri dari kekerasan."

Ia juga meminta polisi dan militer tidak menggunakan kekerasan karena akan menimbulkan kerusakan hubungan yang sulit diperbaiki dengan rakyat biasa. "Menahan informasi mengenai nama dan alamat orang yang tewas dan terluka dari keluarga mereka serta membiarkan mereka khawatir tidak akan membantu memulihkan ketenangan dan hanya akan membiarkan perasaan terluka," kata Mousavi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X