KBRI Moskow Lancarkan "Diplotaiment" di Kalangan Remaja Rusia

Kompas.com - 16/06/2009, 13:21 WIB
Editor

LONDON, KOMPAS.com--KBRI Moskow melancarkan "diplomacy infotainment" (diplotaiment) di kalangan remaja Rusia pecinta Indonesia, yang jumlahnya terus meningkat dalam acara "Summer Gathering".

Lebih dari 80 pemuda-pemudi Rusia pecinta Indonesia mengisi acara yang digelar di halaman belakang KBRI Moskow dengan disain gaya kontemporer, demikian Penanggung jawab Pensosbud KBRI Moskow, M Aji Surya kepada koresponden Antara London, Selasa.

Menurut M Aji Surya, di antara remaja Rusia ada yang menjadi pembawa acara (MC), membawakan puisi, bernyanyi, bermain flute dan berjaipongan dengan iringan Band KBRI Moskow dengan lagu-lagu anyar di blantika musik Indonesia.

Mahasiswa Rusia yang hadir tidak saja mereka yang belajar bahasa dan sastra Indonesia, tetapi juga dari kelompok pecinta musik dan beladiri.

Di antaranya mahasiswi berparas manis, Natalia, memperkenalkan diri dengan nama "Tutik", yang akan mengikuti program pertukaran pelajar di Universitas Indonesia, yang merasa senang ikut berkumpul dalam kegiatan "summer gathering".

"Acara yang luar biasa dan udaranya bagus, membuat saya ingin segera ke Indonesia," katanya.

"Summer gatering" yang dicanangkan pertama kali akhir tahun lalu, awalnya hanya dihadiri sekitar 20 remaja. Namun, belakangan pertemuan yang dirancang bergaya anak muda makin menarik minat mereka untuk datang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah yang hadir makin banyak, maka pertemuan yang tadinya diadakan di ruang KBRI akhirnya mengunakan halaman belakang Wisma, ujar M Aji Surya mengungkapkan.

Dalam pentas budaya "Kresna Duta" yang digelar di kota Moskow, pemuda pemudi pecinta Indonesia juga ikut aktif dalam merancang acara.

Di antaranya bermain silat, menabuh gamelan dan akan mengisi pentas budaya di dua kota besar Rusia dalam rangka ulang tahun kemerdekaan RI, Agustus mendatang.

Duta Besar, Hamid Awaluddin mengatakan, kegiatan yang dikuti remaja Rusia ini sangat penting untuk dikembangkan dimasa datang, khususnya dalam mengisi hubungan bilateral kedua negara selama 30 tahun.

"Mereka merupakan remaja yang dapat diandalkan dan menjadi perekat dalam meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Rusia di masa datang," demikian Dubes Ahamid Awaludin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.