Ahmadinejad Sebut Lawannya Bergaya Hitler

Kompas.com - 11/06/2009, 09:11 WIB
Editor

TEHERAN, KOMPAS.com — Para kandidat presiden Iran dengan gencar melancarkan perang kata-kata dalam kampanye hari terakhir menjelang pemilihan presiden hari Jumat (12/6).

Presiden Mahmoud Ahmadinejad dan saingan terdekatnya, Hossein Mousavi, saling tuduh membohongi rakyat dalam kampanye yang menunjukkan perbedaan politik Iran yang tajam.

Ahmadinejad menuding saingannya mengadopsi taktik fitnah gaya Hitler. Ia mengatakan, saingannya berbohong dengan mengatakan ekonomi Iran melemah. Sementara itu, Mir Hossein Mousavi, Rabu (10/6), balik mengecam Ahmadinejad karena membuat Iran terisolasi akibat pernyataannya bahwa peristiwa Holocaust adalah mitos.

Pada hari yang sama, seorang pejabat tinggi Garda Revolusioner Iran, Yadollah Javani, menuduh Mousavi menggunakan taktik "Revolusi Beludru"—sebuah istilah aksi demo tanpa kekerasan yang menggulingkan pemerintah komunis Cekoslowakia tahun 1989.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.