Perceraian Turun karena Harga Rumah Anjlok

Kompas.com - 10/06/2009, 10:22 WIB
Editor

BEIJING, KOMPAS.com — Anjloknya harga rumah di Inggris ternyata membawa berkah tersendiri. Kesulitan pasangan menjual rumah yang mereka miliki bersama, dan kesulitan memperoleh kredit membuat angka perceraian di sana turun.

Demikian hasil penelitian kantor akuntansi Grant Thornton yang dilaporkan media, Selasa (9/6).

Studi itu memperlihatkan hampir separuh dari semua pengacara perkawinan yang disurvei percaya jumlah perceraian telah merosot—dan akan terus begitu—akibat krisis keuangan. "Banyak pengacara percaya mereka akan menghadapi lebih sedikit pasangan yang mengajukan perceraian selama masa sulit memperoleh kredit," kata Robert Kerr, mitra di Layanan Penyelidikan dan Forensik di Grant Thornton.

"Alasannya beragam, tapi tentu saja krisis keuangan yang mengikuti penyelesaian perceraian ada di dalam benak satu pasangan ketika mereka memikirkan perceraian," katanya.

Data yang disiarkan oleh Kantor Statistik Nasional Inggris awal tahun ini memperlihatkan jumlah orang yang bercerai merosot dari 12,2 per 1.000 pasangan pada 2006 jadi 11,9 pada 2007, dan saat ini berada pada posisi paling rendah dalam 26 tahun.

"Juga ada peningkatan jumlah orang yang memutuskan untuk tinggal bersama tapi tidak menikah," kata wanita juru bicara Grant Thornton, Suvra Datta. Namun, ia tak bisa berkomentar apakah itu terjadi karena orang tak mampu membiayai pernikahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.