Lagi, Imigran Hilang di Selat Gibraltar

Kompas.com - 05/06/2009, 09:13 WIB
Editor

MADRID, KOMPAS.com - Sebanyak 18 imigran yang berupaya mencapai Spanyol dari Afrika hilang di Selat Gibraltar, Kamis (4/6), setelah perahu mereka terbalik, pelayanan darurat Spanyol mengatakan.
   
Para penjaga pantai menemukan 11 pria dan 11 wanita -- satu dari mereka hamil -di lambung kapal yang terbalik 10 mil di selatan Tarifa, ujung paling selatan Spanyol, seorang juru bicara pemerintah setempat mengatakan.
   
Penjaga pantai Spanyol itu mengatakan orang-orang yang selamat tersebut mengatakan bahwa kapal yang dapat dipompa itu mungkin membawa sekitar 40 orang, yang berarti 18 orang masih hilang. Semuanya dari sub-Sahara Afrika tapi tidak diketahui dari negara mana. "Tempat itu telah diperiksa oleh helikopter. Pada waktu itu kami tidak menemukan mayat yang mengambang," kata juru bicara pemerintah setempat tersebut.
   
Upaya oleh imigran Afrika untuk mencapai Spanyol melintasi selat sempit dari Maroko jarang dilakukan karena kewaspadaan keamanan yang ketat oleh pasukan keamanan Maroko. Banyak orang tinggal di hutan di sekitar pos-pos terdepan Afrika Utara Spanyol, Ceuta dan Melilla, dan secara berkala berusaha untuk melompati jalur pagar berduri yang berbahaya.
   
Ribuan orang melayari 1.000 kilometer dari Afrika barat ke Kepulauan Kanari, Spanyol, dalam kapal-kapal kayu terbuka. Sekitar 9.000 orang  tiba di tempat itu tahun lalu -- penurunan tiga perempat dari jumlah pada puncaknya 2006 menyusul patroli angkatan laut dan pemulangan. Banyak orang lagi diduga tewas dalam upaya tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X