Facebook Diblokir di Iran

Kompas.com - 24/05/2009, 21:12 WIB
Editor

TEHERAN,KOMPAS.com-Pemerintah Iran telah menutup akses atas situs jaringan sosial, Facebook, menjelang pemilihan presiden pertengahan Juni mendatang.

Kantor berita Iran, ILNA, Minggu (24/5) menyebutkan langkah itu ditempuh untuk menghalangi penggunaan Facebook oleh para pendukung calon kubu reformis, Hussein Mousavi, dalam kampanyenya.

Saat masa kampanye pemilihan presiden dimulai Sabtu kemarin, sejumlah ulama berpengaruh meminta penggunaan secara adil media radio dan televisi --yang dikuasai pemerintah-- untuk kepentingan kampanye. Dalam waktu 24 jam setelah itu, Facebook mengatakan menerima laporan-laporan bahwa situsnya diblokir di Iran.

Alasannya, seperti dilaporkan kantor berita ILNA, adalah karena para pendukung Hussein Mousavi menggunakan situs jaringan sosial itu dengan lebih baik untuk menyebarluaskankan posisi Mousavi. Mousavi memiliki 5.000 lebih pendukung yang bergabung dengan halaman Facebook-nya, yang antara lain berisi kritik atas pemerintahan saat ini yang dianggap tidak menghargai warga Iran di seluruh dunia.

Juru bicara Facebook mengatakan perusahaannya kecewa karena para pemilih tidak bisa mengakses situs Facebook justru ketika menggunakan internet untuk mencari informasi tentang para calon presiden.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X