Perang Sri Lanka Tewaskan Seratus Ribuan Orang - Kompas.com

Perang Sri Lanka Tewaskan Seratus Ribuan Orang

Kompas.com - 20/05/2009, 22:42 WIB

GENEVA, KOMPAS.com - Sekitar 100.000 orang tewas dalam  perang saudara hampir tiga dasawarsa antara pemerintah dan etnik Tamil, kata PBB, Rabu (20/5). "Kami memperkirakan  antara 80.000 sampai 100.000 orang tewas dalam konflik sekitar 27 tahun itu," kata Elisabeth  Byrs , juru bicara  kantor koordinasi kemanusiaan PBB.
    
Pemerintah Sri Lanka , Senin mengumumkan diakhirinya konflik puluhan tahunnya dengan Macan Tamil , setelah pasukannya merebut daerah pemberontak terakhir , yang melumpuhkan kepemimpinan pemberontak.
     
Sementara itu dari Paris diberitakan organisasi kemanusiaan MSF (Dokter Tanpa Perbatasan), Rabu membuka sebuah rumah sakit lapangan yang berkapasitas 100 tempat tidur di Sri Lanka utara  untuk membantu merawat mereka yang cedera dalam pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak Macan Tamil.
     
Fasilitas dekat  Vavuniya  itu akan membantu rumah sakit lokal menangani arus korban cedera dari zona perang , kata badan itu.
     
Sekitar 1.000 orang dirawat di Rumah Sakit Vavuniya  yang hanya memiliki 250 tempat tidur.


Editor

Terkini Lainnya

Saat Nanik S Deyang Lari Hindari Media Usai Jadi Saksi Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Saat Nanik S Deyang Lari Hindari Media Usai Jadi Saksi Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Megapolitan
BERITA POPULER: Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Group Ditangkap KPK

BERITA POPULER: Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Group Ditangkap KPK

Nasional
TNI Manunggal Membangun Desa Sasar Bangun Desa di Sekitar Gede Pangrango

TNI Manunggal Membangun Desa Sasar Bangun Desa di Sekitar Gede Pangrango

Regional
Kapolda Jatim Minta Semua Polres Mencontoh Pelayanan Publik Polres Madiun

Kapolda Jatim Minta Semua Polres Mencontoh Pelayanan Publik Polres Madiun

Regional
Rumah Baru bagi Pasutri Lansia yang Anaknya 'Down Syndrome' Mulai Dibangun...

Rumah Baru bagi Pasutri Lansia yang Anaknya "Down Syndrome" Mulai Dibangun...

Regional
11 Fakta Dugaan Suap Proyek Meikarta yang Seret Bupati Bekasi

11 Fakta Dugaan Suap Proyek Meikarta yang Seret Bupati Bekasi

Nasional
Kronologi OTT Pejabat Pemkab Bekasi hingga Penyitaan Uang dan Mobil

Kronologi OTT Pejabat Pemkab Bekasi hingga Penyitaan Uang dan Mobil

Nasional
Ribuan Perempuan Berseragam 'Kompeni' Menari Angguk di Alun-alun Wates

Ribuan Perempuan Berseragam "Kompeni" Menari Angguk di Alun-alun Wates

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Soal Mitigasi Gempa di Surabaya hingga Trauma Warga Sigi

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Soal Mitigasi Gempa di Surabaya hingga Trauma Warga Sigi

Regional
Kejari Palopo: Tersangka Baru Kasus Jalan Lingkar Barat Bisa Bertambah

Kejari Palopo: Tersangka Baru Kasus Jalan Lingkar Barat Bisa Bertambah

Regional
Selain Suap, Bupati Bekasi Juga Disangka Terima Gratifikasi

Selain Suap, Bupati Bekasi Juga Disangka Terima Gratifikasi

Nasional
Ketua KPK: Sudah 2 Orang Terima Hadiah dari Melaporkan Kasus Korupsi

Ketua KPK: Sudah 2 Orang Terima Hadiah dari Melaporkan Kasus Korupsi

Regional
Jalan Jatibaru Dibuka Dua Arah, Angkot Bebas Melintas hingga Rute Transjakarta Dialihkan

Jalan Jatibaru Dibuka Dua Arah, Angkot Bebas Melintas hingga Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Proyektil 'Peluru Nyasar' di Gedung DPR Dikirim ke Labfor Mabes Polri

Proyektil "Peluru Nyasar" di Gedung DPR Dikirim ke Labfor Mabes Polri

Megapolitan
Hari Ini, Bawaslu Datangi SMAN 87 untuk Minta Keterangan Siswa Terkait Dugaan Doktrin Anti-Jokowi

Hari Ini, Bawaslu Datangi SMAN 87 untuk Minta Keterangan Siswa Terkait Dugaan Doktrin Anti-Jokowi

Megapolitan
Close Ads X