Penembak Paus Ingin Dibaptis

Kompas.com - 13/05/2009, 18:56 WIB
Editor

ANKARA, KOMPAS.com — Melalui pengacaranya, pada Rabu (13/5), Mehmet Ali Agca yang dihukum penjara karena penembakan terhadap Paus Yohanes Paulus II mengatakan ingin dibaptis. "Dia ingin dibaptis di Vatican usai keluar dari penjara Januari tahun depan," kata pengacaranya.

Insiden penembakan itu dilakukan Agca pada 13 Mei 1981. Dua tahun kemudian, saat bertemu di penjara Italia, Paus mengatakan memaafkan tindakan Agca. Paus Yohanes Paulus II meninggal pada 2 April 2005. 

Atas perbuatannya itu, Agca harus mendekam di penjara Italia selama 19 tahun. Sementara, hingga kini, Agca dipenjara di Sincan, di kota Ankara, atas kasus pembunuhan terhadap seorang wartawan bernama Abdi Ipekci. Menurut rencana, Agca bakal menghirup udara bebas pada 18 Januari 2010.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.