Harapan Paus terhadap Kerukunan Kristen-Muslim

Kompas.com - 10/05/2009, 12:24 WIB
Editor

AMMAN, KOMPAS.com — Pada hari kedua kunjungannya di Timur Tengah, Paus Benediktus XVI menekankan perlunya dicapai keharmonisan dan kerukunan hubungan Nasrani dan Muslim. Harapan ini disampaikan Paus dalam sebuah pengantar di Masjid King Hussein Bin Talal, ibu kota Jordania, Amman, Sabtu (9/5).

"Kerap kali manipulasi ideologi agama yang berbuntut pada tujuan politik menjadi katalis sebenarnya dari ketegangan serta perpecahan antaragama," jelas Paus. Paus juga menyuarakan keprihatinan terhadap nasib umat Nasrani di Irak yang tersisihkan karena konflik di negaranya.

Paus meminta masyarakat internasional berupaya maksimal untuk menjamin komunitas Nasrani yang telah tua peradabannya itu tidak terampas hak dasarnya untuk hidup berdampingan secara damai dengan penganut agama lain di Irak. Ini tercatat sebagai kunjungan kepausan kedua yang diadakan di kawasan bersejarah Nasrani di  Timur Tengah setelah Paus Yohanes Paulus II mengadakan kunjungan yang sama tahun 2000.  

Paus Benediktus dijadwalkan bertolak ke Tel Aviv, Senin (11/5), untuk memulai kunjungannya ke wilayah Israel dan Palestina. Dalam rencana kunjungannya ini, Paus dijadwalkan bertemu dengan mufti akbar dan 2 rabi kepala di Jerusalem. Paus akan bertolak kembali ke Roma, Jumat (15/5) pekan depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X