Partisipasi Pemilu di Luar Negeri Kedodoran

Kompas.com - 24/04/2009, 13:33 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah tenaga kerja Indonesia yang menggunakan hak politiknya pada pemilu legislatif 2009 yang tergolong minim membuat Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengambil langkah antisipatif.

Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno, misalnya, Jumat (24/4) di Depnakertrans, Jakarta, menggandeng pelaksana penempatan TKI Swasta (PPTKIS) guna menggenjot tingkat partisipasi TKI dalam pemilu presiden.

Sebagai gambaran, dari 4 juta TKI resmi yang terdaftar di daftar pemilih tetap dan sekian juta TKI tidak resmi, hanya sekitar 1,5 juta jiwa yang menggunakan hak pilihnya. "Ternyata, berdasarkan hasil kunjungan dinas saya ke negara-negara penempatan TKI, banyak tenaga kerja kita yang terkendala prosedur administratif, seperti tidak terdaftar di DPT," ujar Erman kepada para wartawan seusai melakukan pertemuan tertutup dengan sejumlah pemilik PPTKIS.

Kepada PPTKIS, Erman meminta mereka melakukan sosialisasi pemilu presiden kepada para TKI. Menakertrans juga meminta PPTKIS mendorong TKI yang masih berada di asrama atau menjelang keberangkatan tetap menggunakan hak pilihnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X