1.152 Kasus Istri Gugat Cerai

Kompas.com - 14/04/2009, 13:53 WIB
Editor

GARUT, KOMPAS.com — Kasus perceraian di Kabupaten Garut mengalami peningkatan, yang umumnya diakibatkan faktor tekanan ekonomi. Dalam dua tahun terakhir, 70 persen dari kasus tersebut berawal dari gugatan pihak istri.

"Pada tahun 2007 lalu terdapat 380-an kasus perceraian disusul pada 2008 meningkat menjadi 1.152 kasus serupa, bahkan sejak awal Januari hingga menjelang pertengahan April 2009 terdapat 380-an kasus," kata staf Pengadilan Agama setempat, Vina Oktriani, di Garut, Selasa (14/4).

Sangat banyaknya istri menggugat cerai karena mereka tidak sanggup lagi hidup berumah tangga dengan kondisi perekonomian yang morat-marit. "Malahan banyak di antaranya yang tidak dinafkahi finansial oleh suaminya lebih dari tiga bulan berturut-turut," katanya.

Kondisi tersebut terjadi pada istri yang suaminya berprofesi sebagai buruh atau pekerja serabutan lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.