Intelijen AS Waspadai Kehancuran Meksiko

Kompas.com - 27/03/2009, 08:11 WIB
Editor

WASHINGTON, KOMPAS.com — Pejabat intelijen terkemuka AS membantah Meksiko berada di ambang kehancuran setelah negara ini diguncang gelombang aksi kekerasan. Direktur Intelijen Nasional AS Dennis Blair mengakui terdapat kenaikan aksi pembunuhan di Meksiko sebagai dampak dari upaya pemberantasan yang dilakukan pemerintah negara ini terhadap kartel obat bius.

Sebuah laporan perencanaan militer AS yang dikeluarkan Januari memperingatkan eskalasi aksi kekerasan di Meksiko berisiko besar menimbulkan guncangan terhadap stabilitas, bahkan meruntuhkan negara ini. Pemerintah Presiden AS Barack Obama mengumumkan, Selasa (24/3), akan mengerahkan hampir 500 lebih personel agen keamanan federal ke perbatasan AS-Meksiko.

Penambahan agen keamanan ini disertai dengan perlengkapan mesin sinar-X serta anjing pelacak obat bius. Hal itu dilakukan Pemerintah AS untuk mengantisipasi luapan aksi kekerasan hingga ke AS yang berpotensi dilakukan oleh penyelundup imigran dan obat bius Meksiko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.