Ultah Mugabe Habiskan Rp 3 Miliar, PM Zimbabwe Tolak Hadir

Kompas.com - 02/03/2009, 09:14 WIB
Editor

HARARE, SENIN — Di tengah kemiskinan rakyatnya, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe menggelar pesta besar untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-85, Sabtu (28/2) waktu setempat. Pesta itu berlangsung di Chinhoyi, kota kelahiran Mugabe, sekitar 120 km dari ibu kota Harare.

Kritik bertubi-tubi tak membuat Mugabe peduli. Pesta itu menghabiskan dana sebesar 250.000 dollar AS (Rp 3 miliar) yang dikumpulkan Zanu-PF, partai pimpinan Mugabe. Sebuah kue ulang tahun seberat 85 kilogram disiapkan dan 100 ekor sapi disembelih untuk pesta itu.

Ulang tahun Mugabe seharusnya jatuh pada 21 Februari lalu. Namun, para loyalisnya menunda pesta ulang tahun itu agar memiliki cukup waktu untuk menggalang dana.

“Negeri ini mungkin sedang mempunyai masalah, tetapi kita tetap memerlukan satu hari untuk menghormati pengorbanan yang sudah dilakukan Presiden untuk negeri ini,” kata Patrick Zhuwawo, keponakan Mugabe yang bertugas mengumpulkan dana. Zhuwawo juga memuji pamannya itu sebagai legenda dan ikon Zimbabwe.

Suasana sangat kontras tampak pada kondisi rumah sakit Chinhoyi yang hanya berjarak tak sampai satu kilometer dari pusat pesta. Menurut para perawatnya RS itu kekurangan obat, sementara pasien terus berdatangan.

Sehari sebelumnya, Jumat (27/2), PM Morgan Tsvangirai mengungkap bahwa dibutuhkan 30.000 dollar AS (Rp 360 juta) untuk memperbaiki fasilitas RS itu agar bisa beroperasi dengan layak seperti sediakala.

Saat ini Zimbabwe tengah mengalami krisis keuangan. Belum lagi kondisi parah yang dialami penduduknya. Lebih dari 3.000 orang meninggal karena wabah kolera, bencana kelaparan, maupun inflasi yang melonjak gila-gilaan.

Meski diundang, Tsvangirai tak tampak pada pesta itu. Menurut juru bicaranya, lawan politik Mugabe itu menolak datang. “Bapak Tsvangirai memiliki acara lain,” kata Nelson Chamisa, juru bicara Partai Gerakan untuk Perubahan Demokratis yang dipimpin Tsvangirai.

Dalam pesta tersebut, Mugabe juga mengumumkan reformasi lahan yang selama ini menjadi keputusan kontroversialnya tidak akan berubah. Program yang didengungkannya ini berupa pengembalian lahan pertanian milik orang-orang kulit putih kepada penduduk berkulit hitam. Sejak tahun 2000, program ini menimbulkan kekerasan dan kekacauan.

Mugabe mengundang anak-anak sekolah dari seluruh penjuru negeri untuk hadir di sana. Chinhoyi yang biasanya sepi mendadak ramai dan gegap gempita. Karnaval sepanjang satu kilometer ikut mewarnai perayaan ultah Mugabe. Mobil-mobil pendukung Mugabe ikut dalam rombongan tersebut. Suporter partai Zanu-PF berdoa untuk kesehatan Mugabe.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.