Mi Instan Indon Menuai Protes - Kompas.com

Mi Instan Indon Menuai Protes

Kompas.com - 10/02/2009, 14:48 WIB

KUALA LUMPUR, SELASA — Nama Indonesia yang disebut dengan nada cemooh sebagai Indon di Malaysia diserap pula oleh Nestle atau Maggi pada produk mi goreng instannya. Mereka menyebutnya sebagai “Mie Goreng Asli Pedas Ala Indon”.

“Kami sudah protes kepada manajemen Nestle dan memberikan tembusan ke Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan Malaysia atas penggunaan kata Indon pada produk mi goreng Nestle atau Maggi,” kata juru bicara KBRI Kuala Lumpur, Eka A Suripto, Selasa (10/2).

Dengan cepat, manajemen Nestle menanggapi dan langsung membuat desain baru yang menghilangkan kata Indon di bungkus plastiknya. “Mereka berjanji akan mengeluarkan kemasan baru dan menghilangkan kata Indon,” kata Eka.

Menurut dia, alasan Nestle menggunakan kata Indon pada produknya karena hasil survei mereka kata itu sangat populer serta sesuatu yang positif bagi generasi muda berusia 15-24 tahun dan 25-29 tahun.

Istilah Indon ngetop dan populer karena meledaknya produk Indonesia di Malaysia mulai dari musik, seperti Peter Pan dan Raja; fashion “Krisdayanti kain tudung”; produk kecantikan jamu; hingga restoran Ayam Penyet dan Sari Ratu. Itu kata Business Executive Manager, Food Business Unit Nestle, dalam surat penjelasan ke KBRI.

Nestle tidak melihat sesuatu yang negatif dari kata Indon sehingga mereka menggunakan kata itu sebagai nama yang punya nilai jual. Namun, sejak ada larangan menggunakan istilah itu, Nestle kini akan menerbitkan kemasan baru tanpa kata Indon pada kemasan mi goreng itu.

“Kami menerima komplain dari petugas kebersihan di KBRI yang melihat kemasan mi goreng Maggi ada kata ala Indon,” kata Eka. ant


Editor

Close Ads X