Korban Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Kompas.com - 15/01/2009, 08:44 WIB
Editor

KOTA GAZA,KAMIS-Jumlah orang Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza melampaui 1.000 jiwa, termasuk ratusan anak-anak. Demikian diumumkan beberapa pejabat di Kementerian Kesehatan Palestina yang dipimpin Hamas, Rabu (14/1).

Angka terbaru itu, juga angka-angka sebelumnya, sulit untuk dikonfirmasi karena keadaan yang kacau akibat perang di wilayah pesisir tersebut.

Pejabat-pejabat Israel tidak memberikan angka korban pasti Palestina namun mengatakan, pasukan negara Yahudi itu telah membunuh ratusan gerilyawan. "Sedikitnya 10 orang, termasuk sedikitnya empat pejuang Palestina, tewas, Rabu," kata petugas medis. Beberapa mayat juga ditemukan dari serangan-serangan sebelumnya.

"Dengan korban tewas terakhir itu, jumlah korban tewas menjadi 1.010," kata Muawiyah Hassanein, kepala pelayanan ambulans di kementerian kesehatan itu.


Pusat Hak Asasi Manusia Palestina yang berkantor di Gaza mengatakan, mereka telah menerima laporan-laporan yang menunjukkan bahwa 673 warga sipil tewas sejak Israel melancarkan serangan udara pada 27 Desember. Angka itu mencakup 225 anak dan 69 wanita. Sebelumnya pekan ini, kementerian kesehatan mengatakan bahwa sekitar 400 wanita dan anak termasuk di antara mereka yang tewas. Lebih dari separuh penduduk Gaza yang berjumlah 1,5 juta orang berusia di bawah 18 tahun.

Pada hari-hari pertama perang, ratusan anggota Hamas tewas dalam serangan udara negara Yahudi itu. Israel menganggap mereka semua sebagai militan, namun beberapa pihak berpendapat bahwa banyak dari mereka adalah polisi yang menjalankan tugas-tugas utama sipil.

Israel menyatakan, mereka telah kehilangan sembilan prajurit dalam serangan darat yang dimulai pada 3 Januari, tiga diantaranya akibat tembakan tak disengaja dari pasukan mereka sendiri. Sementara satu prajurit lagi dan tiga warga sipil Israel tewas dalam serangan roket Hamas ke wilayah Israel selatan pada pekan pertama perang.

Israel berdalih melakukan serangan itu untuk menghentikan serangan-serangan roket Palestina yang telah menewaskan 18 orang antara 2001 hingga awal gempuran udara itu. Mereka juga menyatakan berusaha menghindari korban-korban sipil.

PBB memelopori seruan-seruan bagi gencatan senjata segera. Kekerasan di sekitar Gaza meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Setelah pemboman udara beberapa hari, pasukan dan tank-tank Israel melakukan serangan darat dengan bergerak ke pusat-pusat padat penduduk, termasuk Kota Gaza.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni tahun 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari. Sejak itu, wilayah pesisir miskin yang berpenduduk 1,5 juta orang itu dibloklade oleh Israel.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Kiribati Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan dan Akui China

Ini Alasan Kiribati Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan dan Akui China

Internasional
Arab Saudi Bakal Bertindak Jika Iran Terbukti Terlibat dalam Serangan ke Kilang Minyak Aramco

Arab Saudi Bakal Bertindak Jika Iran Terbukti Terlibat dalam Serangan ke Kilang Minyak Aramco

Internasional
Ribuan Fans Alien Datangi Area 51 di Padang Pasir Nevada, 5 Orang Ditahan

Ribuan Fans Alien Datangi Area 51 di Padang Pasir Nevada, 5 Orang Ditahan

Internasional
Garda Revolusi: Setiap Negara yang Serang Iran Bakal Jadi 'Medan Perang'

Garda Revolusi: Setiap Negara yang Serang Iran Bakal Jadi "Medan Perang"

Internasional
Anwar Ibrahim, Dipenjara karena Tuduhan Sodomi, Kini Jadi Calon Pewaris Takhta Mahathir

Anwar Ibrahim, Dipenjara karena Tuduhan Sodomi, Kini Jadi Calon Pewaris Takhta Mahathir

Internasional
Mawlamyine, Kota yang Ditinggalkan Penduduknya

Mawlamyine, Kota yang Ditinggalkan Penduduknya

Internasional
Ketika Kopi Membantu Veteran Vietnam Membesarkan Keluarganya

Ketika Kopi Membantu Veteran Vietnam Membesarkan Keluarganya

Internasional
Mahathir: Saya Akan Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim

Mahathir: Saya Akan Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim

Internasional
Diminta Arab Saudi, Pentagon Bakal Kirim Pasukan Bantuan ke Wilayah Teluk

Diminta Arab Saudi, Pentagon Bakal Kirim Pasukan Bantuan ke Wilayah Teluk

Internasional
Pertama Kali, Resepsi Diplomatik Peringatan HUT Kemerdekaan RI Digelar di Gedung Senat AS

Pertama Kali, Resepsi Diplomatik Peringatan HUT Kemerdekaan RI Digelar di Gedung Senat AS

Internasional
Trump Umumkan Sanksi Baru dan Terberat terhadap Iran, tapi..

Trump Umumkan Sanksi Baru dan Terberat terhadap Iran, tapi..

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kilang Minyak Aramco Diserang | Pelaku Pembunuhan Hwaseong Terungkap

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kilang Minyak Aramco Diserang | Pelaku Pembunuhan Hwaseong Terungkap

Internasional
Ketinggian Pesawat Turun Lebih dari 9.000 Meter dalam 7 Menit, Penumpang Panik

Ketinggian Pesawat Turun Lebih dari 9.000 Meter dalam 7 Menit, Penumpang Panik

Internasional
Ditolak Rumah Sakit, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan di Bak Mandi Rumahnya

Ditolak Rumah Sakit, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan di Bak Mandi Rumahnya

Internasional
Jika Perang Pecah di Timur Tengah, Cadangan BBM Australia Bisa Habis dalam 3 Minggu

Jika Perang Pecah di Timur Tengah, Cadangan BBM Australia Bisa Habis dalam 3 Minggu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X