Singh : Teror Mumbai Didalangi Pejabat Pakistan

Kompas.com - 06/01/2009, 13:39 WIB
Editor

NEW DELHI, SELASA — Perdana Menteri India Manmohan Singh menuduh serangan teror Mumbai pada November lalu didukung oleh "sejumlah pejabat pemerintah" di Pakistan.

"Ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa berdasarkan kecanggihan dan ketepatan militer serangan Mumbai, itu pasti didukung oleh sejumlah pejabat resmi di Pakistan," kata Singh dalam pertemuan dengan para pejabat negara bagian India di New Delhi, Selasa (6/1).

Sing menjelaskan, hasil penyelidikan dengan jelas menunjukkan, kelompok Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan di balik serangan itu yang menewaskan 164 orang.

Singh tidak menyebut langsung nama-nama pejabat Pakistan itu. Namun, India sejak lama menuduh agen intelijen Pakistan (Inter-Services Intelligence) terlibat dalam berbagai serangan di India dalam beberapa tahun terakhir.

India dan Pakistan terlibat perang tiga kali sejak mereka merdeka pada 1947. Dua perang di antaranya karena perebutan wilayah Kashmir.

Meski berulang kali membuat pernyataan keras, para pemimpin India menegaskan tidak ingin terlibat perang untuk keempat kali. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pejabat Pakistan soal tudingan itu.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.