Warga Perancis Paling Banyak Pro-Obama

Kompas.com - 24/10/2008, 09:40 WIB
Editor

PARIS, JUMAT — Negara-negara Eropa, terutama Perancis dan Jerman, bersuara paling banyak menginginkan Barack Obama menang dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat bulan depan.

Demikian hasil jajak pendapat Harris Interative di lima negara besar Eropa, Jumat (24/10). Hanya sedikit yang menghendaki pesaingnya dari Partai Republik, John McCain.

Sebanyak 78 persen dari rakyat Perancis yang diwawancarai, 72 persen warga Jerman, 68 persen warga Spanyol, 66 persen orang Italia, dan 48 persen warga Inggris mengatakan, mereka akan mendukung Obama pada pemilihan 4 November.

McCain bahkan hanya mendapat dukungan 1 persen di Perancis, 5 persen di Jerman, dan 7 persen di Inggris. Demikian jajak pendapat yang disiarkan oleh saluran televisi berita France 24 dan surat kabar International Herald Tribune.

"Alasan pokok yang diberikan untuk memilih kandidat Demokrat adalah karena kepribadiannya, nilai-nilai yang dia wakili, dan kapasitasnya untuk mengubah dari kebijakan Amerika saat ini," kata France 24 dalam pernyataannya. "Di Eropa, ditemukan hasil positif di Irak dan Afghanistan yang masih menjadi prioritas  amat penting," katanya.

Masalah-masalah pemilihan lainnya yang paling menonjol di semua negara yang disurvei oleh Harris, yang mengajukan pertanyaan kepada 6.000 orang melalui e-mail, adalah situasi ekonomi di AS dan pemanasan global.

Pada semua penduduk yang disurvei, Obama dianggap akan menjadi tokoh yang mampu untuk mengatasi masalah-masalah ini, di samping mengupayakan hubungan yang lebih baik dengan Eropa. Di enam negara yang disurvei, sebagian besar responden mengatakan, mereka berpikir bahwa presiden AS dari kulit hitam akan mempunyai pengaruh positif terhadap negara itu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X