Pesawat Mata-mata AS Jatuh di Pakistan

Kompas.com - 24/09/2008, 11:42 WIB
Editor

PESHAWAR,RABU-Pesawat mata-mata tak berawak AS jatuh di daerah suku Pakistan, Selasa (23/9). Wilayah itu berbatasan dengan Afghanistan, tempat gerilyawan Al-Qaeda dan Taliban bersembunyi.

Kecelakaan di daerah Waziristan Selatan itu terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara Washington dan Islamabad mengenai serangan militer AS ke wilayah Pakistan dengan alasan memburu militan. Pentagon membantah adanya kecelakaan pesawat, sementara CIA menolak untuk berkomentar. "Kami tidak memiliki laporan mengenai kehilangan pesawat DoD (departemen pertahanan)," kata Letnan Kolonel Mark Wright, jurubicara Pentagon.

Penyebab kecelakaan itu tidak diketahui, meskipun beberapa warga mengatakan sejumlah pria anggota suku telah menembak pesawat itu sebelum pesawat itu jatuh dekat desa perbatasan Angoor Adda. "Pesawat mata-mata tanpa pilot itu, kami yakini milik AS, jatuh di wilayah Pakistan tapi tidak hancur. Para aggota suku mengambilnya dan kemudian pasukan Pakistan menyelamatkannya," kata seorang pejabat keamanan Pakistan. "Tidak ada tembakan terdengar di daerah itu sehingga tidak ada pernyataan mengenai pesawat yang ditembak jatuh," kata pejabat keamanan itu.

Sejumlah warga bersikukuh mengatakan bahwa pesawat itu ditembak jatuh. "Sejumlah anggota suku menembak pesawat kemudian jatuh dari angkasa," kata seorang warga dari ujung telepon, minta untuk tidak disebutkan namanya.

Tidak ada komentar segera dari koalisi pimpinan-AS di Afghanistan. Badan Intelijen Pusat AS (CIA) sejak lama diketahui mengoperasikan pesawat tanpa pilot di daerah perbatasan yang bergolak itu. Insiden itu terjadi hanya dua hari setelah para pejabat Pakistan mengatakan bahwa tentara mereka telah menembak untuk memukul mundur dua helikopter tempur AS yang melintas ke wilayah udara Pakistan di dekat Waziristan Utara.

Sebelumnya Presiden AS George W Bush telah mengadakan pembicaraan pertamanya dengan sekutu barunya dari Pakistan Presiden Asif Ali Zardari memgenai ketegangan antara kedua negara itu. Di sela-sela sidang PBB di New York, Selasa (23/9), Bush menyampaikan belasungkawa atas serangan bunuh diri di Hotel Marriott di Islamabad, yang menyebabkan sedikitnya 60 orang tewas, akhir pekan lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.