Sayembarakan Rp 46 Juta Demi Temukan Suami

Kompas.com - 23/09/2008, 15:26 WIB
Editor

CINTA Christine Levinson pada suaminya begitu besar. Demi mendapatkan kembali suami yang diculik di Iran tahun lalu, Levinson terus berjuang tak mengenal lelah. Usaha terakhir yang ia lakukan adalah mendatangi markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Senin (22/9). Di sana ia menanyakan nasib suaminya, Bob Levinson, seorang mantan agen FBI yang menjadi korban penculikan.

Levinson meminta bantuan Zalmay Khalilzad, Dubes AS untuk PBB. Sayang, ia tidak mendapat jawaban memuaskan. "Saya kecewa," katanya. Levinson terbang ke New York dengan tiga dari tujuh anaknya. Ia berharap ada orang yang membantu untuk mencarikan sang suami. Ia pun ingin menemui Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang dijadwalkan berpidato di sidang PBB, Selasa (23/9) waktu setempat atau Rabu waktu Indonesia. Namun, Ahmadinejad menolak menemui wanita itu.

Levinson berhasil menemui Zalmay Khalilzad. "Dia akan melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk membantuku," katanya kepada CNN. Levinson datang ke markas PBB bersama anaknya, Susan (31), Sarah (28), dan Douglas (14).

Bob Levinson hilang pada 2007 ketika melakukan perjalanan bisnis ke kepulauan Kish, Iran. Bob Levinson adalah pensiunan agen FBI dari Coral Springs, Florida. Setelah berhenti, dia bekerja sebagai konsultan keamanan di perusahaan rokok. Namun, dalam satu setengah tahun ini tidak ada kabar tentang suaminya. Dugaan kuat ia diculik.

Berbagai hal dilakukan Ny Levinson untuk melacak keberadaan suaminya, termasuk pergi ke Iran dan menggelar sayembara dengan iming-iming uang tunai 5.000 dollar AS (sekitar Rp 46 juta) bagi siapa saja yang memberikan informasi soal suaminya. Levinson juga membuat situs www.helpboblevinson.com berisi permohonan bantuan.

Toh, segalanya belum berhasil. Namun, Levinson tidak akan menyerah. "Saya yakin dia masih hidup. Setiap hari saya katakan kepada anak-anak untuk membawanya pulang suatu saat nanti. Saya hanya ingin dia tahu aku terus mencarinya. Saya tidak akan berhenti mencarinya," Levinson menegaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.