Panglima TNI: Kongres AS Intervensi Indonesia

Kompas.com - 08/08/2008, 13:53 WIB
Editor

Laporan wartawan Persda Network Ade Mayasanto

JAKARTA, JUMAT-Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menilai permintaan sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang mendesak pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap dua separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) Filep Karma dan Yusak Pakage adalah intervensi atas kedaulatan RI sebagai bangsa dan negara.

"Jelas itu memang intervensi," kata Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso usai mengikuti acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/8).

Permintaan pembebasan dua tokoh OPM kepada Presiden Yudhoyono disampaikan 40 anggota Kongres AS melalui surat. Pengajuan surat permintaan tersebut mendapat pembenaran Duta Besar Indonesia untuk
Amerika Serikat Sudjadnan Parnohadingrat.

Menyangkut permintaan pembebasan dua tokoh OPM itu, Djoko Santoso mengaku, menyerahkan penuntasan masalah itu ke tangan pemerintah, terutama Departemen Luar Negeri. "Ini wewenang pemerintah, dan bukan wewenang TNI. Yang jelas kita menunggu dari pemerintah," ujarnya.

Djoko menambahkan, pergerakan OPM di bumi Papua tidak segarang pada tahun-tahun sebelumnya yang aktif melalui jalur militer. Pergerakan OPM saat ini justru berada pada jalur politik. "Pergerakan OPM di Papua masih ada, cuma tentu gerakan bersenjata sangat kecil dan mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya politik. Dan saya kira dari adanya permintaan itu, sudah jelas dan kelihatan," urainya.

Filep Karma dan Yusak Pakage sendiri pada Mei 2005 dijatuhi hukuman 15 dan 10 tahun penjara dalam kasus makar pengibaran bendera Bintang Kejora di Lapangan Trikora, Abepura, pada 1 Desember 2004.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.