www.kompas.com
Tony Blair, PM Inggris 1997-2007, mengakui bahwa informasi intelijen tentang senjata pemusnah massal di Irak ternyata salah dan invasi telah membuat Irak tidak stabil. Namun ia masih percaya negara itu akan lebih baik tanpa Saddam.(Associated Press)
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.