Salin Artikel

Sejarah Internet Explorer hingga Pensiun, Dulu Andalan Kini Dilupakan

Internet Explorer pada zamannya pernah dominan sebagai web browser Microsoft, tetapi kemudian dibenci oleh sebagian pengguna karena berbagai alasan.

Dikutip dari kantor berita AFP, berikut adalah sejarah web browser Internet Explorer hingga pensiun jelang tiga dekade eksistensinya.

Internet Explorer kemudian diinstal di sistem operasi Microsoft apa pun hingga menjadi browser default bagi banyak pengguna.

Pada 1997 otoritas Amerika Serikat (AS) menentang Microsoft yang memasukkan Internet Explorer ke dalam sistem operasi Windows untuk kali pertama dan mencoba menghancurkan persaingan dengan Netscape.

Kasus ini diakhiri dengan penyelesaian pada November 2001 yang tidak mengenakan sanksi keuangan, tetapi memaksa raksasa perangkat lunak milik miliarder Bill Gates itu untuk mengungkapkan lebih banyak informasi teknis dan melarang perjanjian anti-persaingan pada produk Microsoft.

Namun, para pengguna lambat laun mendapatkan lebih banyak browser alternatif favorit masing-masing, karena kelambatan dan gangguan yang dialami Internet Explorer.

  • Masjidil Haram, Masjid Terbesar di Dunia dan Sejarah Kemuliaannya
  • Sri Lanka: Letak, Sejarah, Politik, dan Budayanya
  • Sejarah dan Motif Awal Intervensi AS ke Negara Lain

Pangsa pasar Microsoft dalam bisnis browser anjlok dari 90 persen pada 2000-an menjadi satu digit tahun ini.

Saat ini Google Chrome pasar browser dengan hampir 65 persen, menurut Statcounter situs analisis lalu lintas web.

Keputusan itu ditanggapi dengan berbagai reaksi oleh netizen. Ada yang mengingat masa-masa saat menggunakan Internet Explorer, atau membuat meme tentangnya.

"Kamu lama sekali mengunduh sesuatu, kamu freezing terus, dan kamu mudah digantikan browser lain," tulis akun Twitter @Zytrux_1 dengan tagar #ripinternetexplorer.

"Tapi itulah salah satu browser pertama yang saya gunakan, dan mendapat banyak kenangan indah berkat itu."

Microsoft tahun lalu mengumumkan Internet Explorer pensiun dan pada Rabu (15/6/2022) menjelaskan perlunya memulai browser baru yang berbeda yaitu Microsoft Edge.

"Internet Explorer (IE) secara resmi pensiun dan tidak didukung mulai hari ini," tulis Microsoft di blognya.

"Web berevolusi dan begitu pula browser. Peningkatan tambahan pada Internet Explorer tidak dapat menandingi peningkatan umum pada web secara luas, jadi kami memulai dari awal," tambahnya.

 

https://internasional.kompas.com/read/2022/06/16/193500070/sejarah-internet-explorer-hingga-pensiun-dulu-andalan-kini-dilupakan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.