Salin Artikel

Perbedaan Energi Terbarukan dan Energi Tak Terbarukan

KOMPAS.com - Energi merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia selain sandang, pangan, dan papan. Dengan energi, manusia bisa memasak, berkendara, dan menerangi rumah.

Energi juga merupakan ujung tombak berbagai sektor kehidupan manusia seperti untuk pertanian, pendidikan, kesehatan, transportasi, dan ekonomi.

Energi tak bisa lepas dari setiap kehidupan setiap makhluk hidup. Setiap makhluk hidup di bumi membutuhkan energi untuk beraktivitas.

Manusia, hewan, dan tumbuhan bisa hidup karena adanya energi dari alam. Bahkan benda mati seperti mobil dan sepeda motor bisa bergerak karena adanya energi.

Berdasarkan sumbernya, energi dibedakan menjadi dua macam yaitu energi terbarukan dan energi tak terbarukan. Berikut penjelasannya.

Energi terbarukan adalah sumber energi yang dapat dimanfaatkan secara terus menerus dan tersedia melimpah ruah di alam.

Energi terbarukan juga merupakan sumber energi ramah lingkungan yang tidak mencemari lingkungan dan tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim dan pemanasan global.

Hal tersebut karena sumber energi terbarukan berasal dari proses alam yang berkelanjutan dan tersedia tanpa batas.

Beberapa contoh sumber energi terbarukan yakni:

Energi tak terbarukan adalah sumber daya yang diambil dari alam di mana proses pembentukannya membutuhkan waktu selama jutaan tahun lamanya.

Energi tak terbarukan terbentuk dari sisa-sisa organisme purba dan terperangkap sangat lama. Oleh karenanya, energi tak terbarukan juga disebut energi fosil.

Energi tak terbarukan jumlahnya terbatas di perut bumi. Jika digunakan terus menerus, sumber daya alam ini akan habis dan tidak bisa diperbarui lagi.

Pasalnya, apabila semua energi tak terbarukan sudah dihabiskan, butuh waktu waktu yang sangat lama untuk menggantikannya.

Proses pembentukan energi tak terbarukan ini pun sangat bergantung pada lingkungan sekitar serta keadaan geologi.

Selain persediaannya yang terbatas, energi tak terbarukan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer.

Meningkatnya kadar karbon dioksida yang memerangkap panas di atmosfer adalah penyebab utama pemanasan global.

Beberapa contoh energi tak terbarukan yakni

https://internasional.kompas.com/read/2021/11/22/132333870/perbedaan-energi-terbarukan-dan-energi-tak-terbarukan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.