Salin Artikel

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

KOMPAS.com - Bulu ditangkis. Bulutangkis. Dua orang atau lebih, bermain dibatasi net. Menangkis bulu, melonjak, melompat, memukul, menggebrak. Smash!

Permainan bulutangkis ini, yang juga dikenal dengan nama badminton, jadi salah satu permainan paling populer.

Punya sejarah panjang, permainan ini tak ayal lagi, amat digemari di dunia. Bagaimana awal mulanya badminton bisa dimainkan dan dicintai?

Sejarah Badminton

Dilansir berbagai sumber, badminton bermula dari permainan battledore, yakni menepak bola ke depan maupun belakang selama mungkin.

Model permainan tersebut diperkirakan sudah dilakukan sejak lebih dari ribuan tahun lalu di India, Cina, Jepang, Thailand, hingga Yunani.

Kepopuleran badminton meningkat saat orang-orang mengenalkan ermainan tepok bola tersebut dari istana Badminton House, Gloucestershire, Inggris.

Duke of Beaufort, pemilik bangunan tersebut beserta keluarganya, kerap menggelar permainan yang diikuti oleh 11 orang anak-anaknya.

Inilah sejarah awal kepopuleran badminton.

Perkembangan Badminton

Permainan tersebut lantas dibawa oleh tentara kerajaan Inggris menuju India.

Mereka menyelenggarakannya secara terbuka serta menambahkan jaring agar pesertanya bisa bermain secara bergiliran.

Menurut Brittanica, regulasi awal olahraga bulu tangkis disusun oleh sebuah klub bernama Badminton Batha di Inggris.

Hingga pada akhirnya terbentuk asosiasi bulu tangkis Inggris pada 1893.

Inilah yang lantas berujung pada pendirian Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada 1934.

https://internasional.kompas.com/read/2021/10/24/210000370/sejarah-badminton-dimainkan-sejak-ribuan-tahun-lalu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.