Salin Artikel

Genre Jurnalisme: Dari Paparazzi sampai Gonzo

KOMPAS.com - Dalam membaca sebuah laporan jurnalistik, suatu genre jurnalisme tertentu biasanya akan tampak ke permukaan.

Genre jurnalisme ini mengacu pada berbagai gaya atau bidang yang dipakai si jurnalis dalam menyusun laporannya.

Lalu, apa saja genre jurnalisme yang seringkali dipakai? Dikutip dari berbagai sumber, inilah beberapa di antaranya.

Jurnalisme Penyergapan

Jurnalisme penyergapan mengacu pada taktik agresif yang dilakukan jurnalis untuk secara tiba-tiba menanyai orang-orang yang tidak ingin berbicara

Reporter investigasi Steve Weinberg dari Missouri School of Journalism menggambarkan wawancara penyergapan, "terjadi saat reporter "menangkap sumber secara tidak sadar, biasanya di tempat umum, kemudian bertindak kasar".

Jurnalisme Selebriti

Jurnalisme selebritas berfokus pada selebriti. Mereka biasanya memberitakan sinetron televisi, reality show, anggota keluarga kerajaan, dan sejenisnya.

Jenis pelaporan ini dikaitkan dengan pers tabloid dan "industri tambahan dari paparazzi yang mengganggu dan informasi yang menguntungkan".

Churnalisme

"Churnalisme" adalah istilah untuk jurnalisme yang mengandalkan konten dari siaran pers dan salinan kantor berita/layanan kawat.

Laporan dipublikasi dengan sedikit atau tanpa pemeriksaan fakta dan pelaporan asli atau independen. Istilah ini diciptakan Waseem Zakir dari BBC News dan dipopulerkan oleh Nick Davies.

Jurnalisme Gonzo

Jurnalisme Gonzo adalah jenis jurnalisme yang dipopulerkan penulis AS Hunter S Thompson. Gonzo dicirikan gayanya yang mencolok, bahasa yang kasar, dan pengabaian yang nyata terhadap bentuk dan kebiasaan penulisan jurnalistik konvensional.

Lebih penting lagi, objektivitas tradisional jurnalis dilepaskan melalui pencelupan ke dalam cerita itu sendiri, seperti dalam New Journalism.
Rreportase diambil dari perspektif partisipatif tangan pertama.

Gonzo mencoba menghadirkan perspektif multi-disiplin tentang cerita tertentu, yang diambil dari budaya populer, olahraga, politik, filosofis, dan sumber sastra.

Jurnalisme Investigasi

Jurnalisme investigasi seringkali berfokus pada penyelidikan dan pengungkapan perilaku tidak etis, tidak bermoral, dan ilegal oleh individu, bisnis, dan lembaga pemerintan.

Prosesnya dinilai rumit, memakan waktu, dan mahal. Juga memerlukan tim jurnalis, penelitian berbulan-bulan, wawancara dengan banyak orang, dan analisis database catatan publik,

New Journalism

Inj adalah nama yang diberikan untuk gaya penulisan berita dan jurnalisme tahun 1960-an dan 1970-an yang menggunakan teknik sastra yang dianggap tidak konvensional pada saat itu.

New Journalism ditandai dengan menggunakan perangkat fiksi sastra tertentu, seperti pidato percakapan, sudut pandang orang pertama, merekam detail sehari-hari dan menceritakan kisah menggunakan adegan.

https://internasional.kompas.com/read/2021/10/10/200813470/genre-jurnalisme-dari-paparazzi-sampai-gonzo

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.