Salin Artikel

Tradisi Kuliner Korea, Mengapa Banyak Pakai Proses Fermentasi?

KOMPAS.com - Drama korea dan filmnya kini makin banyak digemari orang. Referensi pop culture di dalamnya, terus diikuti dan jadi acuan.

Termasuk makanan khas Korea Selatan, yang sering ditampilkan dalam drakor.

"Negeri Ginseng" memang dikenal punya tradisi kuliner unik.

Seperti sempat diulas Kompas.com, dalam "Korean Cuisine: Refresh Your Sense", buku panduan yang diterbitkan Korea Tourism Organization, kuliner Korea memiliki nilai filosofi, ilmiah, dan medis tersendiri.

Makanan adalah sumber energi yang baik. Bagi orang Korea, energi tak semata berkaitan dengan kekuatan fisik, namun juga jiwa dan pikiran.

Tak heran jika kearifan tradisional Korea mengatakan hal khusus tentang ini.

“Masakan dan ilmu kedokteran tumbuh dari akar budaya yang sama. Tak ada ilmu kedokteran yang lebih baik dari masakan”.

Kepercayaan tradisional lama ini menunjukkan pentingnya peran makanan bagi kesehatan fisik dan emosional bangsa Korea.

Sementara filosofi yang terkandung dalam prinsip yin dan yang, juga banyak dipakai dalam tradisi makanan Korea.

Filosofi ini menerangkan bagaimana semua hal di alam, tumbuh dan berkembang berdasarkan hubungan saling menguntungkan satu sama lain.

Atas nama keseimbangan, bahan-bahan dengan warna beraneka ragam dicampur.

Ini demi menghasilkan makanan yang memungkinkan tubuh menyerap nutrisi secara efisien.

Selain itu, hal ini membangkitkan selera melalui lima cita rasa esensial, yaitu asin, panas, manis, pahit, dan asam.

Lantas, mengapa banyak hidangan Korea hadir lewat proses fermentasi?

Beberapa makanan Korea memang diolah melalui proses fermentasi.

Misalnya, kimchi yang selalu jadi menu utama, dengan bahan pokoknya adalah sawi putih.

Fermentasi ini menjadi bagian paling menarik dalam mendiskusikan aspek ilmiah dari makanan Korea.

Orang Korea memakai fermentadi, demi memunculkan bakteri baik dari bahan-bahan alami dalam makanan.

Proses fermentasi juga menghasilkan kandungan nutrisi makanan yang tinggi.

Sayur-sayuran boleh dibilang hal yang jamak dalam masakan orang Korea.

Hampir semua masakan selalu memakai sayur sebagai bahannya, dan beberapa di antaranya, hadir lewat proses fermentasi.

https://internasional.kompas.com/read/2021/10/03/175824670/tradisi-kuliner-korea-mengapa-banyak-pakai-proses-fermentasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.