Salin Artikel

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Dalam suratnya, Trump menuliskan bagaimana dia ingin membuat "kesepakayan bagus" dengan Erdogan, dan tak ingin pemimpin Turki itu dicap "jahat".

"Anda tentu tak ingin bertanggung jawab sudah membantai ribuan orang. Saya juga tak ingin bertanggung jawab menghancurkan ekonomi Turki, yang pasti saya akan melakukannya," tulis Trump.

Dalam surat bertanggal 9 Oktober itu, Trump menulis dia bekerja keras untuk mencari solusi bagi sejumlah isu yang diterima Erdogan.

Antara lain keputusannya meluncurkan Operation Peace Spring yang menggempur Kurdi Suriah, dan menimbulkan tekanan dari dunia.

"Jangan biarkan dunia kecewa. Anda bisa membuat keputusan yang bagus. Sejarah akan melihat Anda menangani isu ini secara manusiawi," terangnya dikutip Sky News Rabu (16/10/2019).

"Selamanya, saya akan melihat Anda sebagai sosok jahat jika tak ada hal baik terjadi. Jangan jadi pribadi yang keras. Jangan jadi bodoh. Saya akan menelepon Anda," tutup Trump.

Presiden 73 tahun itu menerima tekanan setelah dia mengumumkan penarikan pasukan AS yang bermarkas di kawasan utara Suriah.

Kebijakan itu oleh banyak kalangan dipandang memberikan jalan bagi Ankara guna menyerang Kurdi yang tergabung dalam Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Trump bersikeras dia membuat "keputusan brilian" setelah dikritik karena mengkhianati Kurdi yang adalah mitra AS dalam memerangi ISIS.

Berbicara kepada DPR AS, dia menekankan Kurdi "bukanlah malaikat", dan tak masalah jika Turki maupun Suriah untuk "saling berperang".

Pada akhir pekan lalu, Kurdi mengumumkan mereka menjalin kerja sama dengan rezim Suriah untuk membendung gempuran Turki.

Damaskus mengerahkan militernya ke kota-kota strategis seperti Manbij, dengan Erdogan merespons dia tak mempermasalahkannya.

"Jadi Anda mempunyai Suriah dan Turki. Mereka bakal berdebat, atau mungkin saling berperang. Namun tentara kita tak akan terbunuh karenanya," tegasnya.

Delegasi AS, termasuk Wakil Presiden Mike Pence dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo terbang ke Turki demi membujuk Erdogan.

Namun mantan Perdana Menteri Turki itu sempat menyatakan hanya ingin bertemu Trump. Belakangan dia berujar siap bertemu delegasi AS.

https://internasional.kompas.com/read/2019/10/17/06534411/surat-trump-kepada-erdogan-jangan-jadi-bodoh

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.