Salin Artikel

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Insiden penyerangan itu terjadi pada Rabu (16/10/2019) malam, dengan korban ditinggalkan berlumuran darah di jalanan, sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Front Hak Asasi Manusia Sipil (CHRF), Jimmy diserang oleh empat hingga lima orang yang membawa palu. Aksi penyerangan yang mereka sebut tindakan "teror politik" itu terjadi di distrik Mongkok.

"Dia mendapat luka pada bagian kepala dan dibawa ke rumah sakit Kwong Wah," kata CHRF dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa korban dalam kondisi sadar saat petugas medis tiba.

Foto-foto yang diunggah ke internet menunjukkan Sham yang mengenakan kaus merah tergeletak di jalan dalam kondisi berlumuran darah.

"Tidak sulit untuk menghubungkan kejadian ini dengan teror politik yang menyebar untuk mengancam dan menghambat pelaksanaan yang sah dari hak-hak dasar dan hukum," tambah CHRF.

Sham merupakan juru bicara utama CHRF, sebuah kelompok yang mengadvokasi tanpa kekerasan dan mengorganisir serangkaian aksi damai yang menentang RUU Ekstradisi.

Beberapa aktivis pro-demokrasi telah diserang oleh pendukung pro-Beijing dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Sham yang juga pernah diserang pada Agustus lalu.

Saat kekerasan meningkat, para pengunjuk rasa pro-demokrasi garis keras juga mulai menjalankan keadilan mereka sendiri dengan memukuli orang-orang yang secara vokal tidak setuju dengan tujuan mereka atau dipandang sebagai loyalis pemerintah.

Selama empat bulan terakhir, Hong Kong telah jatuh dalam krisis politik terburuk sejak diserahkan kembali ke pemerintahan China oleh Inggris, pada 1997.

Aksi unjuk rasa dengan massa turun ke jalan pertama terjadi pada bulan Juni, yang menentang RUU Ekstradisi.

Namun gerakan yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan itu kini berubah menjadi lebih luas dengan menuntut reformasi demokrasi di Hong Kong.

Sebelumnya, kepolisian telah memperingatkan kepada warga Hong Kong untuk menjauhi lokasi demonstrasi demi menghindari tindak kekerasan dari pengunjuk rasa.

Peringatan itu disampaikan menyusul adanya laporan tentang serangan brutal dari para pengunjuk rasa terhadap warga biasa dalam bentrokan selama akhir pekan lalu.

Sebuah video yang memperlihatkan terjadinya pemukulan terhadap seorang pekerja China di Hong Kong juga memicu kemarahan warga China daratan.

https://internasional.kompas.com/read/2019/10/16/22115521/aktivis-pro-demokrasi-hong-kong-dikeroyok-orang-orang-tak-dikenal-pakai

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.