Salin Artikel

Xi Jinping Bersumpah Tegakkan Prinsip Satu Negara Dua Sistem di Hong Kong

Berbicara dalam sebuah sambutan pada malam menjelang perayaan memperingati 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China, Xi mengatakan bahwa negara akan "sepenuhnya dan setia menerapkan prinsip-prinsip satu negara dua sistem" dan "otonomi tingkat tinggi".

Hong Kong telah diwarnai aksi protes dan kekerasan setelah massa pro-demokrasi turun ke jalan menuntut reformasi demokrasi di kota semi-otonom itu.

Aksi demontrasi yang dipicu RUU Ekstradisi itu telah berlangsung selama 17 pekan dan telah berkembang menjadi gerakan yang lebih luas.

"Kami yakin dengan dukungan penuh dari Ibu Pertiwi dan usaha bersama dari rekan-rekan China kami di Hong Kong dan Makau yang cinta pada Ibu Pertiwi.. (Hong Kong) akan makmur dan maju bersama dengan daratan," kata Presiden Xi.

China tengah mempersiapkan perayaan yang telah dipersiapkan dengan matang, termasuk parade militer besar-besaran pada 1 Oktober.

Namun di saat yang sama para pengunjuk rasa di Hong Kong juga berniat melancarkan aksi demonstrasi besar-besaran pada Selasa (1/10/19), dengan harapan dapat menyaingi perayaan yang digelar Beijing.

Beijing menyebut acara perayaan itu sebagai perayaan kemenangan atas pertumbuhan perekonomiannya selama tujuh dekade terakhir, serta menekankan pentingnya persatuan wilayah dan nasionalisme.

"Persatuan adalah besi dan baja. Persatuan adalah sumber dari kekuatan," kata Xi dalam pidatonya, seperti dikutip AFP.

Tak hanya Hong Kong, Xi juga merujuk pada pulau Taiwan, yang memerintah sendiri, sebagai bagian dari wilayahnya yang tinggal menunggu waktu untuk penyatuan kembali.

"Penyatuan kembali Tanah Air secara penuh adalah tren yang tidak terhindarkan... tidak ada yang dapat menghentikannya," ujar Presiden Xi.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Xi Jinping menyambut Hari Nasional China dengan mengunjungi makam Mao Zedong, pendiri China modern, dan memberikan penghormatan.

Xi bersama sejumlah petinggi Partai Komunis juga melakukan peletakan karangan bunga bagi para pahlawan di Lapangan Tiananmen.

Pada peringatan 70 tahun berdirinya China itu, juga bakal digelar parade militer besar-besaran dan aksi melepas 70.000 merpati.

Perayaan itu sekaligus menunjukkan bahwa China sudah berubah dari negara yang dulunya dilanda perang dan kelaparan, menjadi negara makmur yang kekuatan ekonomi dan militernya diperhitungkan.

https://internasional.kompas.com/read/2019/09/30/20060511/xi-jinping-bersumpah-tegakkan-prinsip-satu-negara-dua-sistem-di-hong

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.