Salin Artikel

Bertentangan dengan Agama, Gedung di AS Tolak Gelar Pernikahan Antar-ras

Pasangan suami istri, dengan si suami berkulit hitam dan istrinya putih, sudah menghubungi Aula Boone's Camp di Mississippi selama beberapa hari.

Namun, seperti diberitakan AFP Selasa (3/9/2019), kekecewaan harus didapatkan setelah mereka menerima surel yang berisi penolakan dari venue untuk menggelar pernikahan.

Kerabat pengantin pria yang penasaran kemudian pergi ke tempatnya untuk bertanya mengapa ditolak. Menurut pemilik gedung, mereka tak menggelar pernikahan sesama jenis dan antar-ras.

"Tentu saja karena ras Kristen kami. Maksud kami adalah kepercayaan Kristiani kami," ujar si pemilik. Kisah itu kemudian dirilis situs lokal Deep South Voice.

Segera setelah perisitwa itu viral, laman promosi gedung itu di Facebook dinonaktifkan. Meski begitu, si pemilik yang berjenis kelamin perempuan tetap bersikeras.

Perempuan itu mengajukan serangkaian pembelaan, di antaranya dia hidup di Mississippi di mana terdapat aturan tak tertulis yang berbunyi "tetaplah bersama rasmu".

Atas permintaan sang suami, pemilik gedung menuturkan dia mencari dalil di Alkitab yang mendukung penolakannya atas perhelatan pernikahan antar-ras.

"Setelah melewati Sabtu, dan kemudian Minggu bersama pastor saya sesuai gereja, saya sampai pada kesimpulan pandangan saya tidak ada dalam Alkitab," katanya.

Pernikahan antara kulit hitam dan kulit putih baru dilegalkan pada 1967 melalui ketetapan Mahkamah Agung AS soal kasus bernama Loving V Virginia.

Meski begitu, Mississippi menelurkan aturan pada 2016 soal "kebebasan beragama" berisi izin bagi pengusaha untuk menolak adanya pernikahan sesama jenis dan transjender.

Adapun dasar dari pengesahan aturan tersebut adalah Mississippi dilaporkan terletak di kawasan yang bernama Sabuk Injil AS.

https://internasional.kompas.com/read/2019/09/04/12134851/bertentangan-dengan-agama-gedung-di-as-tolak-gelar-pernikahan-antar-ras

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.