Salin Artikel

Kebijakan Trump soal Suriah Bikin Mantan Menhan AS Ini Mengundurkan Diri

Dalam wawancara televisi pertama sejak mundur pada Desember 2018, Mattis mengungkapkan dia terpaksa meletakkan jabatannya setelah Trump mengumumkan bakal menarik pasukan dari Suriah.

Diwawancarai CBS seperti dikutip CNN Minggu (1/9/2019), James Mattis berencana untuk mengabdi di pemerintahan Trump selama empat tahun penuh.

Namun, kebijakan sang presiden untuk memulangkan pasukan dari Suriah membuatnya merasa sudah "tidak selaras", dan memutuskan mengundurkan diri.

Pensiunan Jenderal bintang empat dari Korps Marinir itu mengatakan, dia mempunyai dasar argumentasi kuat mengapa menentang penarikan pasukan AS.

Dia menekankan pentingnya mempertahankan pengaruh sebesar mungkin di Suriah. Sebab dia tidak melihat hasil bagi AS ketika memutuskan menarik serdadu dari Irak.

Mattis menjelaskan, memulangkan militer tak hanya mengganggu kampanye mereka dalam melawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Namun juga mengkhianati sekutunya.

"Inilah pandangan saya soal kekuatan AS. Bagaimana kami tetap mempertahankan sekutu kami dengan kuat," ujar mantan menhan berusia 68 tahun tersebut.

Penekanan Mattis akan pentingnya membina hubungan dengan mitra sudah dia sebut dalam surat pengunduran dirinya, maupun bukunya yang akan terbit berjudul Call Sign Chaos: Learning to Lead.

Selama menjabat, Mattis dianggap sebagai pilar stabilitas di tengah kekacauan di Gedung Putih. Karena itu, keputusannya mengundurkan diri mengejutkan.

Trump mengacuhkan saran baik dari sekutu maupun para pejabatnya. Bipartisan di Kongres AS pun menentang. Bahkan sekutunya di Republik memperingatkan akan bahaya keputusan penarikan tersebut.

Saat berbicara kepada CNN Februari lalu, Mattis mengutarakan bahwa dia begitu menentang memulangkan pasukan AS karena kelompok ISIS jauh dari kata kalah.

Mattis mengungkapkan dengan "terus terang" kepada Trump bahwa keputusannya sudah tidak bisa ditolerir, dan mereka harus berpisah karena perbedaan pendapat.

Menhan dengan julukan Mad Dog semasa aktif di militer mengaku belum berbicara dengan Trump semenjak dia mundur. Namun dia menegaskan tidak akan berbicara hal buruk tentangnya.

https://internasional.kompas.com/read/2019/09/02/18492631/kebijakan-trump-soal-suriah-bikin-mantan-menhan-as-ini-mengundurkan

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.