Salin Artikel

Hari Kemerdekaan AS, Trump Persembahkan Parade "Hormat untuk Amerika"

Bertajuk "Salut untuk Amerika", Presiden Donald Trump menyampaikan pujian kepada militer maupun pahlawan AS yang telah berkorban selama 243 sejarah negara itu.

"Negara yang hebat. Bagi rakyat Amerika, tidak ada yang tidak mungkin," seru Trump dalam pidatonya yang dipenuhi dengan patriotisme di hadapan para pendukungnya.

Perayaan itu dimeriahkan pesawat tempur, termasuk pesawat pembom siluman B2, terbang di atas Trump yang menarik sorak sorai "AS! AS!" dari puluhan ribu orang di National Mall di Washington.

"Bersama, kita merupakan satu bagian dari cerita terhebat yang pernah dikisahkan. Yakni kisah tentang Amerika," ujar Trump di tengah sorak sorai dikutip AFP.

Trump mengatakan dilansir BBC, AS adalah kisah tentang warga pemberani yang tidak pernah menyerah pada impian masa depan yang lebih baik dan lebih cerah.

"Sepanjang kita tidak pernah berhenti berjuang untuk masa depan yang lebih baik, tidak ada yang tidak bisa dilakukan oleh Amerika," seru Trump yang didampingi Ibu Negara Melania.

Panggung di Lincoln Memorial penuh dengan lambaian bendera AS dengan kendaraan tempur, tank Abrams seberat 70 ton yang diparkir di tepi jalan.

Trump berpidato di depan patung presiden ke-16 AS Abraham Lincoln, di mana pejuang hak sipil Martin Luther King Jr memberi pidato terkenalnya I Have a Dream pada 1963.

Menyusul pidato Trump, massa kemudian berbondong-bondong menyaksikan konser di Gedung Capitol di mana penampilan kembang api juga dijadwalkan meski hujan mengguyur.

Hari libur yang identik dengan bebas politik itu begitu dinikmati oleh Dee Ranson, warga yang sengaja datang mengunjungi keluarganya dari Florida.

"Saya pikir sangat luar biasa. Menunjukkan keberanian dan antusiasme patriotik. Dia (Trump) tak takut menunjukkannya," ujar perempuan 55 tahun itu.

Begitu juga dengan Andrea Stanford, anggota kelompok pendukung sang presiden "Women 4 Trump" yang sengaja menghabiskan 15 jam perjalanan menuju ke ibu kota.

Mengenakan pakaian merah, putih, dan biru, Stanford menuturkan Trump adalah pemimpin yang berkomitmen terhadap kemerdekaan serta kebebasan.

"Dia adalah presiden pertama yang menepati seluruh janjinya. Baik militer maupun politik," terang Stanford merujuk kepada pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Namun April Smith yang datang dari North Carolina menyatakan dia hanya ingin pertunjukannya, dan menyebut parade untuk memamerkan "kekuatan militer" tak dibutuhkan.

https://internasional.kompas.com/read/2019/07/05/13031081/hari-kemerdekaan-as-trump-persembahkan-parade-hormat-untuk-amerika

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.