Salin Artikel

Saudi Buka Kembali Pipa Minyak Utama yang Diserang "Drone" oleh Houthi

Serangan pada Selasa (14/5/2019) di pipa Provinsi Timur itu diklaim oleh kelompok pemberontak di Yaman yang didukung Iran, Houthi.

Diwartakan kantor berita AFP, Kamis (16/5/2019), pejabat dari perusahaan minyak Aramco mengatakan jaringan Wast West Pipeline telah beroperasi penuh.

Serangan dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran, setelah AS mengirim pasukan untuk menanggapi sabotase misterius terhadap kapal-kapal di wilayah Teluk.

Pipa yang memompa 5 juta barel minyak mentah setiap hari itu merupakan rute alternatif strategis untuk ekspor Saudi, apabila jalur pengiriman dari Teluk melalui Selat Hormuz ditutup.

Iran telah berulang kali mengancam akan menutup selat tersebut jika terjadi konfrontasi militer dengan AS.

Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman menuduh Iran memerintahkan serangan terhadap saluran pipa, sebuah tindakan yang dia klaim sebagai serangan teroris.

"Serangan oleh milisi Houthi yang didukung Iran terhadap dua stasiun pompa Aramco membuktikan milisi ini hanyalah alat yang digunakan rezim Iran untuk mengimplementasikan agenda ekspansionisnya di kawasan," kicuanya di Twitter.

Sebagai tindakan balasan, koalisi pimpinan Saudi mengkonfirmasi bahwa pesawat tempurnya telah melancarkan serangan ke wilayah di Yaman yang dikuasai pemberontak, pada Kamis (16/5/2019).

Sementara, Houthi mengatakan serangan itu untuk membalas tindakan Saudi di Yaman.

Saudi dan sekutu-sekutunya campur tangan di negara paling miskin di dunia Arab itu pada 2015 untuk mendukung pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.

Pasukan yang didukung koalisi telah merebut kembali sebagian besar wilayah selatan, tapi ibu kota dan dataran tinggi tengah yang padat tetap dikuasai pemberontak.

Lebih dari empat tahun konflik tersebut telah memicu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, seperti apa yang telah dilukiskan oleh PBB.

Lebih dari 24 juta orang atau sekitar dua pertiga populasi membutuhkan bantuan.

https://internasional.kompas.com/read/2019/05/17/07295861/saudi-buka-kembali-pipa-minyak-utama-yang-diserang-drone-oleh-houthi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.