Salin Artikel

Belum Dilantik, Presiden Terpilih Ukraina Sudah Berselisih dengan Parlemen

Akan tetapi, kendati belum resmi dilantik, Zelensky sudah harus berselisih dengan Parlemen Ukraina dalam penentuan tanggal pelantikan dirinya.

Dilansir AFP, Kamis (16/5/2019), sebagian besar anggota parlemen Ukraina sepakat untuk menggelar seremoni pelantikan pada Senin mendatang.

Namun ternyata itu bukan pilihan utama Zelensky, yang mengajukan agar pelantikan dirinya dilakukan sehari lebih cepat, yakni Minggu (19/5/2019).

Proposal Zelensky ditolak karena dianggap kontroversial, lantaran hari Minggu mendatang bertepatan dengan peringatan hari berkabung untuk para korban penindasan era Stalin di negara bekas Uni Soviet.

Zelensky, aktor komedi yang dikenal karena perannya sebagai pemimpin negara dalam sebuah tayang televisi, telah menuduh parlemen sengaja menunda pelantikannya.

Pada akhirnya, setelah melalui proses perdebatan panjang, parlemen melakukan voting dan hasilnya 315 anggota setuju pelantikan digelar pada Senin (20/5/2019) mendatang, sementara hanya dua anggota yang menentang.

Perdebatan panjang antara presiden terpilih dengan parlemen Ukraina ini menunjukkan bahwa Zelensky mungkin berjuang untuk memaksakan kehendaknya atas parlemen yang tidak mendukungnya, meski dia memenangkan pemilu.

Selepas pemungutan suara parlemen, Zelensky menulis di akun Facebook miliknya dan menyebut anggota parlemen Ukraina sebagai "penjahat kecil".

Penasihat kepresidenan Dmytro Razumkov mengatakan kepada kantor berita Ukraina, Interfax, bahwa beberapa anggota parlemen memilih pelantikan hari Senin "hanya agar tidak mendukung proposal presiden".

Sementara salah seorang anggota parlemen Serguiy Vysotsky menuliskan di Facebook dan balik menuding Zelensky berperilaku "seperti anak kecil yang menginginkan segalanya berjalan seperti yang dia kehendaki".

Selama kampanye, Zelensky berjanji untuk memberantas korupsi di Ukraina yang meluas dan mengakhiri perang dengan separatis yang didukung Rusia di timur negara itu.

Namun di luar kelanjutan pro-Barat Ukraina, programnya tetap tidak jelas dan timnya sebagian besar tidak diketahui.

Hal itu menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana ia akan menjalankan negara yang memerangi separatis pro-Rusia di timur dan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hubungan dengan Moskwa, serta krisis ekonomi yang melanda.

https://internasional.kompas.com/read/2019/05/16/21415351/belum-dilantik-presiden-terpilih-ukraina-sudah-berselisih-dengan

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.