Salin Artikel

Spanyol Tarik Kapal Fregatnya dari Armada Kapal Perang AS

Penarikan tersebut berkaitan dengan peningkatan ketegangan yang terjadi antara Washington dengan Teheran.

Kabar penarikan kapal milik Angkatan Laut Spanyol itu pertama diberitakan surat kabar harian Spanyol, El Pais, yang telah dikonfirmasi AS.

"Untuk saat ini kapal fregat Mendez Nunez telah meninggalkan armada tempur USS Abraham Lincoln," kata seorang juru bicara kementerian pertahanan AS, kepada AFP, Selasa (14/5/2019).

"Ini hanya penarikan sementara, yang diputuskan oleh Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles, selama kapal induk Amerika berada di zona ini," tambah juru bicara itu.

Kapal fregat Spanyol bergabung dengan armada kapal perang AS untuk menjalani latihan militer gabungan.

"Tidak ada kemungkinan konfrontasi atau aksi seperti perang yang dipertimbangkan (oleh Spanyol) dan untuk alasan itulah saat ini partisipasi mereka ditangguhkan," ujar juru bicara.

Pada 5 Mei lalu, Amerika Serikat mengumumkan akan mengerahkan Kelompok Kapal Serang USS Abraham Lincoln dan satuan tugas pembom ke Timur Tengah sebagai tanggapan atas "ancaman yang dipercaya direncanakan" oleh Iran.

Pada Jumat (10/5/2019), Pentagon kembali mengumumkan akan mengirimkan kapal amfibi USS Arlington yang mengangkut sistem peluncur rudal Patriot ke kawasan Teluk.

Washington bersikeras telah menerima laporan intelijen yang menyatakan Iran merencanakan semacam serangan di kawasan itu terhadap kepentingan AS dan sekutunya.

Menurut surat kabar El Pais, USS Abraham Lincoln saat ini sedang menuju Selat Hormuz yang mengarah ke Teluk Arab. Namun armada kapal AS itu akan melintasi selat tanpa kapal Spanyol.

"Spanyol tidak ingin secara tak sengaja terseret ke dalam konflik AS dengan Iran," lapor surat kabar itu.

Peningkatan ketegangan antara AS dengan Iran terjadi dalam sepekan terakhir, setelah Iran mengumumkan akan meninggalkan sebagian kesepakatan nuklir 2015 dan kembali melakukan pengayaan uranium negaranya jika tidak ada kesepakatan baru dalam 60 hari.

Selain itu, di wilayah Teluk terjadi serangan sabotase yang menyebabkan empat kapal mengalami kerusakan, termasuk dua kapal tanker Arab Saudi.

Inggris, Perancis, dan Jerman, pada Senin (13/5/2019), telah mendesak AS untuk tidak meningkatkan ketegangan lebih lanjut atas kesepakatan nuklir Iran.

https://internasional.kompas.com/read/2019/05/14/20540321/spanyol-tarik-kapal-fregatnya-dari-armada-kapal-perang-as

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.