Salin Artikel

Terlambat Sarapan, Pria Ini Lolos dari Ledakan Bom Sri Lanka

Arasaratnam, seorang profesor di Imperial College London Business School, tengah menginap di Hotel Shangri-La yang menjadi salah satu lokasi serangan.

Kepada BBC dan Daily Mirror, Arasaratnam mengungkapkan dia kembali ke Sri Lanka sejak terakhir kali dia bertolak ke Inggris dengan status pengungsi 30 tahun silam.

Dia kembali demi membantu peluncuran sebuah lembaga sosial setempat. Arasaratnam mengaku dia tengah berada di kamar ketika mendengar suara seperti "guntur".

Arasaratnam mengatakan dia bakal terkena ledakan jika saja memutuskan menunda sarapan dan kembali ke kamar karena ada barangnya yang saat itu tertinggal.

Profesor berusia 41 tahun itu awalnya meninggalkan kamar sekitar pukul 08.45 dan turun untuk sarapan. "Namun, sesuatu mengganjal di pikiran saya," ucapnya.

Ternyata, dia lupa mengambil kartu debitnya. Jadi, dia kembali ke kamar untuk mengambil dompetnya, membuka gorden, dan membalikkan tanda "Jangan Diganggu".

Saat itulah dia mendengar suara ledakan yang keras. Arasaratnam bergegas turun ke bawah melalui tangga darurat ketika mencium "bau darah di mana-mana".

"Segalanya sangat kacau. Semua orang berada dalam mode panik. Saya melihat ke kamar yang berada di sebelah kanan dan melihat ada darah di segala tempat," ungkapnya.

Arasaratnam berkata dia melihat ada orang yang membutuhkan perawatan karena mengalami luka parah, dan memperhatikan tamu lain mencari keluarga merka yang hilang.

"Sangat menyedihkan melihat anak-anak berlumuran darah. Saya meninggalkan Sri Lanka dengan status pengungsi 30 tahun silam. Saya tak menyangka bakal kembali melihatnya," terang dia.

Ledakan bom yang terjadi di delapan tempat seantero negara Asia Selatan tersebut telah membunuh 290 orang dengan lebih dari 500 orang dikabarkan terluka.

Juru bicara kepolisian Ruwan Gunasekera menyatakan saat ini penegak hukum telah menangkap 24 orang yang berhubungan dengan insiden ledakan itu.

https://internasional.kompas.com/read/2019/04/22/11352201/terlambat-sarapan-pria-ini-lolos-dari-ledakan-bom-sri-lanka

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.