Salin Artikel

Berusia 16 Tahun, Kelinci Ini Dinobatkan sebagai yang Tertua di Dunia

Kelinci jenis agouti yang diberi nama Mick tersebut diyakini telah berusia 16 tahun pada 9 Februari lalu, yang sekaligus merayakan pencapaiannya sebagai kelinci tertua di dunia.

Mick telah berhasil melampaui usia rata-rata kelinci sejenisnya yang antara 8 sampai 12 tahun.

Dilansir situs resmi Guinness, Liz Rench, pemilik Mick, mengaku bahagia setelah mendapat kabar bahwa catatan rekor untuk kelincinya disetujui.

"Saya sangat bangga padanya dan sangat terinspirasi oleh ketangguhan dan sifat positif yang dia tunjukkan sepanjang hidupnya."

"Berulang kali saya berpikir bahwa saya akan kehilangan dia, tetapi dia mampu beradaptasi dengan proses penuaan dengan baik dan tetap kuat," ujarnya.

"Saya telah merawat kelinci selama 20 tahun dan tidak pernah memiliki kelinci yang dapat hidup di atas 13 tahun. Mick sangat istimewa dan saya merasa beruntung memilikinya," tambahnya.

Liz menceritakan, dirinya pertama kali bertemu Mick di tempat penampungan hewan di mana dirinya menjadi relawan pada 2004.

Awalnya Mick tinggal bersama dengan rekan Liz, namun setelah temannya pindah, Liz menawarkan untuk merawat kelinci jantan berbulu coklat itu.

Mick pernah dua kali memiliki pasangan kelinci betina, namun keduanya telah mati, sementara Mick terus hidup.

Liz mengatakan, karena sudah tergolong sangat tua, kondisi fisik Mick si kelinci telah mulai menurun. Penglihatannya sudah kabur karena katarak dan pergerakannya tidak lagi lincah karena salah satu kakinya mengalami radang sendi.

Liz mencoba membuat kelincinya itu tetap nyaman dengan memberikan perawatan medis dengan obat pereda nyeri dan akupuntur.

Kelinci itu juga terinfeksi parasit ensefalitozoonis yang rentan dialami hewan berusia tua. Penyakit itu membuatnya kadang kehilangan keseimbangan, kejang, dan leher kaku di satu sisi.

Namun kondisi Mick kembali membaik pada 2018 dan nafsu makannya juga kembali.

"Mick memiliki pandangan positif dan terus menunjukkan tanda ingin hidup, karena itulah saya terus membantunya melakukannya."

"Merawatnya membutuhkan banyak tenaga dan sumber daya, tetapi dia telah menjadi inspirasi bagi saya," tambah Liz.

Kelinci tertua yang pernah hidup dan tercatat oleh Guinness adalah Flopsy, seekor kelinci Australia yang lahir di alam liar dan dipelihara di Tasmania pada 1964. Kelinci itu mati setelah dipelihara selama 19 tahun.

https://internasional.kompas.com/read/2019/03/15/13590021/berusia-16-tahun-kelinci-ini-dinobatkan-sebagai-yang-tertua-di-dunia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.