Salin Artikel

Hari Perempuan Internasional, Duterte Diserbu Unjuk Rasa

Pada Jumat (8/3/2019), tepat di Hari Perempuan Internasional, ribuan perempuan turun ke jalan-jalan di Manila untuk memprotes dugaan ujaran kebencian oleh Duterte.

Para pengunjuk rasa berbaris di istana kepresidenan Malacanan. Mereka meneriakkan perlawanan terhadap Duterte yang berulang kali membuat lelucon tentang pemerkosaan.

Pada tahun lalu, pria berusia 73 tahun itu membuat pengakuan jika saat masih remaja, dia telah "menyentuh" pembantu keluarganya secara tidak sopan.

Para bawahannya berupaya untuk membela sang presiden dengan menyebut pernyataannya itu hanya lelucon dan tidak boleh dianggap serius

Namun, bagi Joms Salvador, pemimpin demonstrasi hari ini, menilai pernyataan misoginis Duterte tidak dapat diterima meski itu bercanda.

"Penegak hukum menyimpulkannya sebagai pernyataan kebijakan," katanya.

Sebelumnya, Duterte pernah menceritakan kisah pengakuan dosanya kepada seorang pastur tentang bagaimana dia memasuki kamar pembantunya ketika sedang tidur.

"Saya merabanya. Dia bangun. Jadi saya meninggalkan kamar itu," katanya, pada akhir Desember lalu.

Sebagai informasi, satu perempuan atau anak di Filipina diperkosa setiap satu jam. Angka itu naik 153 persen dibandingkan dekade sebelum Duterte terpilih sebagai presiden.

Sejumlah polisi terlihat mengawasi para pengunjuk rasa di istana yang berjumlah sekitar 4.000 orang.

Sementara di tempat lain di kota itu, sebuah pameran pusat perbelanjaan memperlihatkan pakaian yang dikenakan oleh wanita dan anak perempuan saat mengalami kekerasan seksual.

Pameran itu memajang pakaian korban pemerkosaan di rumah, di sekolah, di tempat kerja atau di tempat lain.

Acara tersebut sekaligus menentang gagasan bahwa penampilan dan perilaku wanita yang harus disalahkan atas pelecehan seksual yang mereka alami.

"Pameran Gateway (pusat perbelanjaan) bertajuk 'don't tell me how to dress' sangat menggetarkan hati. Melihatnya secara pribadi membuat saya merasa tidak nyaman," tulis pengguna Twitter @HAUTEANGELUS.

"Mengerikan, saya menangis saat membaca semua cerita mereka," @ababemish berkicau di Twitter.
.

https://internasional.kompas.com/read/2019/03/08/18424781/hari-perempuan-internasional-duterte-diserbu-unjuk-rasa

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.