Salin Artikel

30 Tahun Bertakhta, Kaisar Akihito Ingin Jepang Lebih Terbuka pada Dunia Luar

Pernyataan tersebut disampaikan Akihito yang memperingati 30 tahun masa pemerintahannya, Minggu (24/2/2019). Tahun ini juga menjadi tahun terakhir dia bertakhta sebelum lengser pada 30 April mendatang.

"Negara kita telah mengembangkan kebudayaannya sendiri sebagai sebuah negara kepulauan," ujar Akihito dalam perayaan yang digelar di Tokyo.

"Karena dunia telah semakin mengglobal, saya berpikir kita sekarang dituntut untuk lebih terbuka terhadap dunia luar, membangun posisi kita sendiri dengan bijaksana dan membangun hubungan dengan negara lain secara tulus," tambah kaisar.

Pada kesempatan itu, Akihito juga mengungkapkan perasaannya yang mengaku kesulitan dalam mendefinisikan peranannya sebagai kaisar di era pasca-perang.

Dia mengharapkan kepada penggantinya, para kaisar di masa mendatang, agar berhati-hati memikirkan tentang status simbolik mereka.

"Sejak saya dinobatkan sebagai kaisar, saya telah menghabiskan waktu merenungkan bagaimana seharusnya saya sebagai simbol," ujar kaisar berusia 85 tahun itu, seperti dikutip AFP.

Akihito menggambarkan proses perenungan itu sebagai proses panjang yang tanpa akhir.

Status kaisar masih dianggap peka di Jepang, mengingat sejarah peperangan pada abad ke-20 yang dilancarkan atas nama pendahulunya, Hirohito, yang meninggal pada 1989.

Akihito telah dengan tekun menerima peran yang lebih modern sebagai simbol negara, yang diembannya setelah Perang Dunia II usai, berbeda dengan kaisar sebelumnya yang diperlakukan sebagai setengah-dewa.

Dia juga telah memperluas peranannya dengan secara aktif berkunjung ke seluruh Jepang, khususnya untuk bertemu dengan para korban bencana alam dan mengunjungi tempat-tempat yang terdampak PD II.

Akihito telah menjadi kaisar pertama dalam dua abad terakhir yang mengundurkan diri dari jabatan kaisar. Masa pemerintahannya akan berakhir 30 April mendatang dan akan digantikan Putra Mahkota Naruhito sehari berselang.

Naruhito pun mengisyaratkan bakal meneruskan jejak sang ayah. Memperingati ulang tahunnya yang ke-59, Naruhito menjanjikan bakal mempertahankan hubungan dekat keluarga kerajaan dengan masyarakat dan memenuhi tugas sebagai simbol negara.

https://internasional.kompas.com/read/2019/02/24/17561941/30-tahun-bertakhta-kaisar-akihito-ingin-jepang-lebih-terbuka-pada-dunia

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke