Salin Artikel

Polisi Mesir Bebaskan Remaja yang Dikurung Ibunya Selama 10 Tahun

Foto remaja 17 tahun itu, yang dipublikasikan berbagai media Mesir, memperlihatkansosok remaja yang rapuh berambut panjang duduk di atas sebuah kursi roda.

Dia dibebaskan dari tempat kurungannya di sebuah desa kecil di provinsi Gharbia, sekitar 120 kilometer dari ibu kota Kairo.

Setelah dibebaskan, dia dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis dan psikologis.

Hind Najubi, dari organisasi Children without Shelter yang dikelola pemerintah, mengatakan, pihaknya menerima laporan warga yang menyebut seorang perempuan memaksa putranya tinggal di dalam sebuah rumah kosong dan gelap selama bertahun-tahun.

"Kabar ini kemudian sampai ke polisi yang kemudian mengirimkan tim penyelamat untuk menolong bocah itu," kata Najuib kepada stasiun televisi Ten.

"Saya ikut bersama polisi dn amat terkejut karena kondisi rumah yang amat buruk. Bau tak sedap langsung keluar saat kami mendobrak," kata Najuib.

Saat pertama kali diselamatkan, anak laki-laki itu dalam kondisi telanjang dan duduk di atas lantai tanah berlumpur.

"Ibunya mengatakan, anak itu mengalami masalah kejiwaan, tetapi hal itu tidak benar. Dia terlihat memahami semua di sekitarnya tetapi berada di bawah kendali penuh ibunya," tambah Najuib.

Remaja itu diidentifikasi bernama Mohammad Rajab. Dia menjadi pincang dan mengalami kemandekan pertumbuhan akibat dikurung terlalu lama.

Sementara itu, sang ibu ditahan selama dua hari di kantor polisi sebelum dibabaskan untuk menjalani tes psikologi.

Perempuan bernama Aziza Al Qalamy itu, membantah telah mengurung putranya. Namun, tak bisa menjelaskan kondisi buruk putranya.

Sejauh ini, belum ada dakwaan hukum dijeratkan kepada Aziza.

Sejumlah tetangga mengatakan, Aziza menyembunyikan putranya itu sejak suaminya meninggal dunia sekitar 10 tahun lalu.

Para tetangga menduga, hal itu dilakukan Aziza agar keluarga dari suaminya tidak mengambil bocah tersebut.

"Kami sudah mencoba berulang kali untuk memasuki rumah  dan mengeluarkan anak itu tetapi ibunya terus menolak," kata sang paman, Yasser kepada harian Al Watan.

"Di masa kecilnya dia amat normal tetapi dikurung sejak kematian ayahnya membuat dia menjadi introverert," tambah Yasser.


https://internasional.kompas.com/read/2019/02/08/19333911/polisi-mesir-bebaskan-remaja-yang-dikurung-ibunya-selama-10-tahun

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.