Salin Artikel

Pemerintah Brasil Deklarasikan Perang Melawan Kejahatan Terorganisir

Melalui Menteri Kehakiman Sergio Moro, pemerintah Brasil meluncurkan serangkaian tindakan keras yang dirancang untuk memerangi kejahatan, korupsi, dan aksi kekerasan di negara terbesar Amerika Latin itu.

"Pemerintah Brasil mendeklarasikan perang terhadap kejahatan terorganisir. Sebuah perang moral dan hukum," kata Presiden Jair Bolsonaro melalui pesan yang dibacakan di hadapan Kongres, Senin (4/2/2019) lalu.

"Pemerintah sebelumnya telah bersikap terlalu lemah dalam melindungi korban dan fokus pada viktimisasi para pelaku kriminal," tambah pernyataan Bolsonaro, yang sedang dirawat di rumah sakit pasca-operasi.

Pemerintah Brasil di bawah Bolsonaro telah mengambil tindakan keras terhadap tindak kejahatan di negara itu, di mana hampir 64.000 kasus pembunuhan terjadi dalam setahun.

Langkah-langkah yang diusulkan pemerintah termasuk undang-undang yang memungkinkan aparat kepolisian untuk menggunakan senjata mereka dalam "pertahanan yang sah" jika berhadapan dengan risiko "konflik bersenjata" yang menempatkan nyawa mereka dalam bahaya.

Menteri Kehakiman Sergio Moro juga menyerukan hukuman yang lebih berat dan lebih tegas, di mana siapa pun yang dinyatakan bersalah atas tindak kejahatan harus dipenjara setelah banding pertama ditolak.

Hukum yang berlaku di Brasil saat ini masih menyerahkan kepada hakim untuk keputusan kapan terpidana harus mulai menjalani hukumannya.

Hal itulah yang menjadi masalah dalam kasus yang menjerat mantan presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang telah dijatuhi hukuman 12 tahun penjara atas tuduhan korupsi.

Namun hukumannya ditangguhkan selama masa pengajuan bandingnya ditunda sehingga dia tetap bisa mencalonkan diri dalam pemilihan presiden.

Pengadilan Brasil memutuskan melawan usulan Moro tersebut namun Mahkamah Agung diperkirakan bakal mengangkat masalah ini pada bulan April dan memberi kepastian putusan yang akan berdampak terhadap ribuan terpidana, termasuk Lula.

Moro mengatakan, kejahatan dan korupsi kerap kali saling berkaitan sehingga perlu untuk diatasi bersama.

"Kejahatan terorganisir menggunakan korupsi untuk mendapatkan kebebasan dari hukuman dan dikaitkan dengan sejumlah pembunuhan," katanya dalam konferensi pers di Brasilia.

Sementara menyangkut rancangan undang-undang pertahanan yang sah untuk polisi, menurutnya tidak memperluas kriteria untuk melindungi petugas dari kemungkinan penuntutan atas penggunaan kekuatan yang mematikan.

"(Rancangan undang-undang) itu bukan lisensi untuk membunuh," ujar Moro.

"Seorang petugas polisi tidak seharusnya menunggu terkena peluru untuk bereaksi, Tapi tidak berarti juga dia menjadi berwenang untuk membunuh tersangka," tambahnya.

"Kami hanya ingin memperjelas dalam situasi apa saja pertahanan yang sah berlaku. Ini adalah sesuatu yang telah dilakukan dalam latihan," ujarnya, seperti dilansir AFP.

https://internasional.kompas.com/read/2019/02/07/20112281/pemerintah-brasil-deklarasikan-perang-melawan-kejahatan-terorganisir

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.