Salin Artikel

Dua Ledakan Mengguncang Sebuah Katedral di Filipina, 17 Tewas

Insiden ledakan yang diduga kuat berasal dari bom tersebut meledak saat dilangsungkannya Misa Minggu. Demikian disampaikan pihak otoritas setempat.

Ledakan pertama terjadi di Katedral Jolo di Provinsi Sulu. Petugas keamanan langsung bergerak ke lokasi ledakan, diikuti dengan ledakan kedua yang terjadi di luar gedung, melukai warga sipil dan juga petugas keamanan.

Juru bicara militer regional, Letnan Kolonel Gerry Besana melaporkan, korban tewas setidaknya 17 orang, dengan 12 di antaranya adalah warga sipil.

Kendati demikian, jumlah korban yang berbeda dilaporkan pihak kepolisian nasional Filipina. Kepala Kepolisian Nasional Filipina Oscar Albayalde mengatakan, setidaknya 19 orang telah dilaporkan tewas, sementara 48 lainnya luka-luka.

Foto-foto dari sekitar lokasi kejadian telah banyak tersebar di media sosial, memperlihatkan korban dan puing-puing bangunan akibat ledakan.

Sejumlah korban tampak tergeletak di jalan di luar Katedral Our Lady of Mount Carmel, yang juga sempat diguncang ledakan bom sebelumnya.

Militer Filipina kini telah menurunkan pasukan dengan kendaraan lapis baja untuk menutup jalan utama menuju gereja, sementara kendaraan tampak keluar masuk lokasi membawa jenazah maupun korban luka ke rumah sakit.

Beberapa korban juga tampak dievakuasi melalui jalur udara menuju kota Zamboanga.

"Kami telah mengarahkan pasukan untuk meningkatkan kesiagaan, mengamankan semua tempat peribadatan maupun tempat publik, dan menjalankan langkah keamanan proaktif untuk mencegah rencana permusuhan," kata Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana.

Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom di katedral tersebut. Demikian diberitakan SCMP yang melansir Associated Press.

Pulau Jolo telah lama menjadi basis kelompok gerilyawan Abu Sayyaf, yang telah masuk dalam daftar hitam oleh AS dan Filipina sebagai organisasi teroris.

https://internasional.kompas.com/read/2019/01/27/12312931/dua-ledakan-mengguncang-sebuah-katedral-di-filipina-17-tewas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.