Salin Artikel

Pelaku Perintahkan Jenazah Khashoggi Dibungkus Setelah Dimutilasi

Detil itu terungkap dalam buku yang ditulis tiga jurnalis Turki, sebagaimana diberitakan The New York Times Kamis (17/1/2019).

Dalam buku itu, pemimpin tim pembunuh Maher Abdulaziz Mutreb berkata kepada pakar forensik Salah al-Tubaigy bahwa mereka bakal mencoba membujuk Khashoggi pulang ke Saudi.

"Jika dia menolak, kami bakal membunuhnya dan segera menyingkirkan jenazahnya," tutur Mutreb kepada Tubaigy yang bertugas melakukan mutilasi.

Dalam buku yang didasarkan pada rekaman dari otoritas Turki, Tubaigy mengatakan Khashoggi adalah sosok jangkung dengan tinggi 180 cm.

"Memotong sendi hewan yang biasa dijadikan kurban merupakan pekerjaan gampang. Namun mutilasi tetap membutuhkan waktu," ujar Tubaigy.

Buku itu kemudian memaparkan momen ketika Khashoggi dibunuh dalam waktu 10 menit setelah dia memasuki kantor Konsulat Saudi di Istanbul.

"Apa lagi yang kalian tunggu?" hardik Tubaigy kepada Ghaleb al-Harbi dan Mohammed Saad Alzahrani yang bertugas membantu proses mutilasi.

Kepada anggota tim yang lain, Tubaigy berkata dia belum pernah berurusan dengan jenazah yang baru saja meninggal, dan terbiasa menangani kadaver.

Meski begitu, dia mengklaim bisa memotong dengan baik dan menuntaskan pekerjaannya secara sempurna. Dia juga mengungkapkan kebiasaannya sebelum bekerja.

"Biasanya saya bakal memasang earphone dan mendengarkan musik. Saya juga bakal meminum kopi dan merokok saat bekerja," kata Tubaigy.

"Setelah saya memotongnya, kalian harus memasukkannya ke dalam kantong plastik, masukkan ke mobil, dan bawah keluar potongan jenazahnya," tsmbahnya.

Buku itu memaparkan momen bagaimana para staf konsulat merasa jijik ketika mengetahui mutilasi Khashoggi berlangsung di kantor mereka.

Buku itu membeberkan rekaman itu memperdengarkan suara gergaji untuk otopsi dan pisau yang digunakan untuk memotong tulang.

Buku berjudul Diplomatic Atrocity: The Dark Secrets of the Jamal Khashoggi Murder itu memberikan detil mengenai momen pembunuhan Khashoggi.

Abdurrahamkan Simsek, Nazif Karaman, dan Ferhat Unlu sebagai penulis mendapatkan bahan dari pejabat Turki yang mengusut kasus tersebut.

Buku itu hanya menjelaskan bahwa pejabat intelijen Turki memperoleh rekaman bukti tersebut dari berbagai lokasi di konsulat.

https://internasional.kompas.com/read/2019/01/18/19483691/pelaku-perintahkan-jenazah-khashoggi-dibungkus-setelah-dimutilasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.