Salin Artikel

Trump: Penarikan Pasukan AS dari Suriah akan Dilakukan secara Bijaksana

Pernyataan Trump pada Senin (7/1/2019) disebut disampaikan untuk mengakhiri kekhawatiran banyak pihak atas keputusan penarikan pasukan AS secara tiba-tiba dari Suriah.

"Kami akan pergi dengan langkah yang tepat dan di saat bersamaan akan terus memerangi ISIS dan melakukan hal lain yang bijaksana dan perlu!" tulis Trump pada akun Twitter-nya, Senin (7/1/2019).

Pernyataan Trump itu menyusul hasil pembicaraan antara Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Minggu (6/1/2019).

Dalam kunjungannya ke Israel, Bolton menyampaikan kepada Netanyahu bahwa penarikan pasukan AS dari Suriah tidak akan terjadi sebelum ISIS dapat dikalahkan hingga tidak mampu bangkit kembali.

Seperti diketahui, sebelumnya pada Desember, Trump membuat pernyataan mengejutkan dengan menyebut akan menarik pasukannya sesegera mungkin dari Suriah, setelah berhasil membantu otoritas setempat dalam memerangi ISIS.

Pengumuman Trump memicu reaksi dari negara-negara sekutu AS, seperti Inggris dan Perancis, yang memperingatkan kepada Trump bahwa ISIS belum dikalahkan.

Kekhawatiran juga muncul terhadap nasib kelompok Kurdi di Suriah yang telah bersama-sama dengan AS melawan ISIS, namun kini terancam oleh serangan dari Turki.

Janji penarikan pasukan tersebut turut memicu pertentangan secara terang-terangan dari Partai Republik, hingga mendorong James Mattis untuk mengundurkan diri dari posisi sebagai menteri pertahanan.

Menteri Luar Negeri Mike Pompe mengatakan, pihaknya telah berbicara dengan para pejabat di Perancis.

"Kami memastikan akan mengatasi kekhawatiran mereka. Semua orang memahami apa yang sedang dilakukan AS," ujar Pompeo sebelum bertolak untuk kunjungan ke Timur Tengah.

Dalam pernyataannya, Senin (7/1/2019), Trump turut mengeluhkan media yang telah mengubah kata-katanya, dan menegaskan bahwa posisinya tentang Suriah tidak berbeda dengan pernyataan aslinya.

Saat ini, ada sekitar 2.000 pasukan AS di Suriah yang bertugas untuk melatih pasukan lokal dalam memerangi ISIS.

"Kami akan terus bekerja dengan koalisi dan rekan regional kami menuju kekalahan ISIS untuk selamanya," ujar juru bicara Pentagon, Komandan Sean Robertson, kepada AFP.

https://internasional.kompas.com/read/2019/01/08/14495591/trump-penarikan-pasukan-as-dari-suriah-akan-dilakukan-secara-bijaksana

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.