Salin Artikel

Mendiang George HW Bush Diam-diam Pernah Biayai Bocah Filipina

Bush Senior, begitu dia disapa, ternyata berkomunikasi dan membiayai seorang bocah Filipina secara rahasia selama 10 tahun.

Yayasan Compassion International dikutip ABC News Kamis (20/12/2018) merilis surat maupun foto bocah yang diketahui bernama Timothy itu.

Mantan Presiden Compassion Wess Stafford berujar, korespondensi mereka dimulai pada 2001 ketika Bush mengambil paket senior saat konser Natal.

Kepada CNN dikutip London Evening Standard dia berkata, awalnya para musisi menanyakan kepada hadirin apakah ada yang bersedia menjadi sponsor bagi anak-anak.

"Kami terkejut ketika Tuan Bush yang duduk dengan dikelilingi oleh para pengawalnya mengacungkan tangannya dan meminta paket," kenang Stafford.

Dengan menggunakan nama samaran George Walker, Bush Senior menulis bahwa dia ingin menjadi teman pena Timothy, dan memperkenalkan diri sebagai pria tua di Texas.

"Saya berusia 77 tahun namun saya sangat suka anak-anak. Meski kita belum pernah bertemu namun saya sudah sayang kepadamu. Saya bakal menulis dari waktu ke waktu," tulis Bush.

Para pengawalnya terkejut ketika sang presiden ke-41 AS itu menulis surat kepada Timothy, dan meminta agar identitasnya tetap dirahasiakan.

Stafford menjelaskan dia juga sepakat dengan usul itu. Menurutnya, menyembunyikan identitas Bush bisa melindungi Timothy juga.

"Demi alasan keamanan, Timothy tidak boleh tahu bahwa orang yang menulis surat kepadanya merupakan mantan Presiden AS," jelas Stafford.

Selama tahun-tahun berikutnya, eks presiden yang dikenal karena kebijakannya soal Perang Teluk itu tak hanya menulis surat kepada Timothy yang kala itu berusia tujuh tahun.

Bush Senior juga membiayai pendidikan Timothy, kegiatan ekstrakurikilernya, bahkan mengirimkan daging. Meski harus menyembunyikan identitas, Bush sering memberikan serangkaian petunjuk.

Misalnya, dalam sebuah surat terdapat pertanyaan seperti ini "Timothy, pernahkah kamu mendengar tentang Gedung Putih? Di situlah Presiden AS tinggal".

Kemudian dalam "pesan rahasia" lain, Bush Senior menuturkan dia bakal merayakan Natal bersama sang anak, George Walker Bush, yang juga menjadi Presiden AS.

Puncaknya adalah ketika Timothy berusia 17 tahun dan lulus dari program, Stafford mengirim petinggi Compassion ke Filipina untuk bertemu dengannya.

Stafford mengungkapkan ketika itu, Timothy tidak percaya dan terkejut karena sahabat penanya selama ini merupakan mantan orang nomor satu di salah satu negara terkuat dunia.

Namun, pertemuan itu merupakan yang terakhir. Stafford mengaku dia tidak mengetahui di mana Timothy berada kini, maupun kehidupan seperti apa yang dijalani.

"Kami mungkin tidak tahu di mana dia berada. Namun saya meyakini dia saat ini sudah menjalani kehidupan yang bagus," harap Stafford.

Dia melanjutkan, surat yang ditulis Bush Senior merupakan surat paling manis dan menginspirasi yang pernah dia baca selama ini.

Adapun Bush Senior meninggal dunia dalam usia 94 tahun pada 30 November dengan pengumumannya disampaikan oleh Bush Junior.

https://internasional.kompas.com/read/2018/12/20/15022591/mendiang-george-hw-bush-diam-diam-pernah-biayai-bocah-filipina

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.