Salin Artikel

Pria Ini Mengaku Membunuh dan Memperkosa 9 Bocah di Bawah Umur

Kepada polisi, pria yang identitasnya dilaporkan bernama Sunil itu mengaku telah memperkosa dan membunuh sembilan anak di bawah umur.

Diwartakan Daily Mirror Rabu (21/11/2018), Sunil ditangkap aparat penegak hukum di Negara Bagian Uttar Pradesh dalam sebuah operasi.

Dia ditangkap setelah bocah tiga tahun itu dilaporkan hilang awal November ini, dan jenazahnya ditemukan sehari berselang.

Dari pemeriksaan medis, bocah yang tak disebutkan identitasnya itu mengalami luka retak di tengkorak, dan ditemukan sekitar 274 meter dari tempatnya diculik.

Pemuda 20 tahun itu mengatakan, korbannya berusia antara tiga hingga tujuh tahun, dan dia melakukan aksinya di New Delhi hingga Gurugram.

Subhash Boken, Asisten Inspektur Polisi Gurugram berkata, Sunil bakal menyiksa korbannya terlebih dahulu memperkosa mereka.

"Setelah itu dia baru membunuh para korban," tutur polisi yang juga bertanggung jawab di bidang relasi publik seperti dikutip Sky News.

Berdasarkan pernyataan polisi, Sunil yang diketahui hanya buruh harian itu bakal mencari korbannya di dapur umum yang biasanya menyajikan makanan bagi warga tak mampu.

Dia bakal menjebak korban dengan mengiming-imingi mereka menggunakan permen maupun uang sebelum menculik dan memperkosa mereka.

Polisi lain yang bernama Sumit Hukar menjelaskan, korban pertamanya diduga merupakan bocah usia empat tahun yang diculik pada 2016.

"Kami sangat terkejut dengan pengakuannya karena dia mengaku membunuh korban di tempat berbeda dalam dua tahun terakhir," ujar Hukar.

Sky News memberitakan, kasus penculikan hingga pembunuhan anak-anak bukanlah sesuatu yang baru di India dan menimbulkan keresahan serta kemarahan publik.

April, pemerintah India mengumumkan telah menaikkan vonis bagi pelaku pemerkosaan dan pembunuhan anak di bawah 12 tahun menjadi hukuman mati.

Pengumuman itu menyusul kematian bocah delapan tahun bernama Asifa Bano di mana dia diculik dan diperkosa sebelum dibunuh.

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan terbaru menjadi perhatian Priti Mahara, pejabat organisasi perlindungan hak anak CRY.

"Sangat disayangkan kasus semacam ini masih terjadi meski pemerintah sudah mencanangkan hukuman mati bagi pelaku," terang Priti.

https://internasional.kompas.com/read/2018/11/22/08531571/pria-ini-mengaku-membunuh-dan-memperkosa-9-bocah-di-bawah-umur

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.