Salin Artikel

Ribuan Warga Australia Padati Festival Indonesia 2018

Tingginya antusiasme dalam festival yang menyajikan kuliner, seni tradisional, maupun pameran budaya nampak dari jumlah penonton yang hadir.

Pada tahun ini, terdapat 5.000 warga Australia yang memadati festival. Beberapa di antaranya bahkan datang dari Sydney atau Melbourne yang berjarak 300 dan 700 kilometer dari Canberra.

Sejumlah sekolah SMP dan SMA Canberra juga menggunakan momen itu untuk bisa mengenal Indonesia dengan lebih dekat.

Acara dibuka dengan pemukulan gong oleh Duta Besar RI untuk Canberra Yohanes Kristiarto Legowo disaksikan pejabat tinggi Canberra.

Antara lain Tara Chayene yang menjabat sebagai dewan legislatif Australia Capital Territory (ACT) serta pejabat Kementerian Luar Negeri Australia.

Festival tersebut menyuguhkan lima atraksi utama. Antara lain Lapak Kuliner Indonesia, Panggung Hiburan, Pameran Budaya Indonesia di Balai Budaya.

Kemudian Pameran Produk-produk Indonesia serta Promosi Wisata 10 Bali Baru di Balai Kartini, dan Kids Corner maupun Photo Booth.

Beragam kuliner Tanah Air yang ditawarkan menjadi daya tarik pengunjung. Seperti Sate Ayam, Sate Kambing, Sate Padang, Rendang, Nasi Padang, hingga Mie Aceh.

Para pengunjung bahkan siap berada dalam antrian panjang demi mendapatkan sajian masakan Indonesia. Misalnya Kieran Cunningham.

Warga asal Murumbatesman berusia 35 tahun itu mengaku tak pernah melewatkan festival yang sudah memasuki penyelenggaraan ke-11 tersebut.

"Saya selalu menunggu acara ini karena saya dapat membeli sate ayam serta rendang," kata Cunningham dengan bangga.

Adapun pagelaran budaya menampilkan Ondel-ondel Betawi maupun Gamelan Bali KBRI Canberra yang dimainkan oleh gabungan warga Indonesia dan Australia.

Selain itu terdapat alunan Arumba dan Angklung dari Jawa Barat, Tarian Dayak Kenyah dan petikan alat musik Sampek dari Kalimantan Timur, atau Tari Sajojo dari Papua.

Sementara Bhayangkari menampilkan Tim Kesenian Muhibah yang berasal dari gabungan Bhayangkari Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Lampung.

"Saya sangat senang sekali dapat mendukung dan meramaikan kegiatan Festival Indonesia 2018 di Canberra," kata Wakil Ketua Umum Bhayangkari Polri Ibu Puteri Ari Dono.

Festival Indonesia merupakan program promosi seni, budaya, dan kuliner yang dikelola KBRI Canberra dengan masyarakat Indonesia, dan pertama kali diadakan pada 2008.

https://internasional.kompas.com/read/2018/11/19/10503091/ribuan-warga-australia-padati-festival-indonesia-2018

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.